INTENSIFIKASI BUDIDAYA JAMUR KUPING DI PAKEM SLEMAN

Sulistiya Sulistiya

Abstract


Budidaya jamur kuping sudah cukup lama menjadi sumber pendapatan bagi sebagian masyarakat di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Namun teknis budidaya yang dilakukan selama ini belum memenuhi standart teknis, sehingga produktivitasnya masih rendah. Pemasaran jamur juga masih terbatas pada pasar tradisional. Limbah jamur belum dimanfaatkan secara baik, sehingga berpotensi mencemari lingkungan kumbung. Kegiatan pengabdian ini meliputi pemberian peralatan budidaya jamur, berupa termohygrometer dan pompa air beserta nozzlenya, dan penyuluhan serta pelatihan pembukuan, pemasaran, dan pengolahan limbah jamur menjadi kompos. Hasil menunjukkan adanya peningkatan produksi jamur dilihat dari nilai Efisiensi Konversi Biologi (EKB)  yang di atas 30 persen. Mitra juga telah memiliki pembukuan usaha dan memiliki Blog untuk memasarkan jamur secara on-line. Mitra juga sudah memiliki ketrampilan mengolah limbah jamur menjadi pupuk kompos yang bisa digunakan untuk membantu menyuburkan pertanaman mereka.


Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488