PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK DAN FITOSAN TERHADAP KADAR BRIX BATANG DAN HASIL TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench ) DI TANAH PASIRAN LAHAN KERING KABUPATEN LOMBOK UTARA, NTB

Akhmad Zubaidi, Suwardji Suwardji, Wayan Wangiyana

Abstract


Kadar brix batang sorgum berkisar 13-18 % sementara produktivitas sorgum di lahan kering umumnya masih relatif rendah (1-3 ton/ha). Penelitian ini bertujuan mencari cara meningkatkan kadar brix dan produktivitas sorgum di tanah pasiran di lahan kering. Percobaan menggunakan metode eksperimental, dengan Rancangan Acak Kelompok faktorial terdiri atas Phonska 3 aras, yaitu P0 (kontrol), P150, P300 dan Fitosan 2 aras, yaitu F0 (kontrol) dan F5. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 6 kombinasi perlakuan, yaitu kontrol (P0F0), tanpa pupuk Phonska dan Fitosan 5 ml/liter (P0F5), pupuk Phonska 150 kg/ha dan tanpa Fitosan (P150F0), pupuk Phonska 150 kg/ha dan Fitosan 5 ml/liter (P150F5), pupuk Phonska 300 kg/ha dan tanpa Fitosan (P300F0), pupuk Phonska 300 kg/ha dan Fitosan 5 ml/liter (P300F5) dengan ukuran petak 3,5 m x 5 m. Data dianalisis menggunakan analisis keragaman (ANOVA), dilanjutkan Uji BNJ 5% terhadap perlakuan yang berbeda nyata. Hasil: pemberian pupuk Phonska dan Fitosan dapat meningkatkan kadar brix sehingga mencapai titik optimum pada umur 86 HST yaitu 19,34%. Pemupukan Phonska 300 kg/ha dan ZPT Fitosan 5ml/liter memberikan hasil yang lebih baik terhadap hasil tanaman sorgum sebesar 3,40 t/ha untuk Phonska dan 2,92 t/ha untuk Fitosan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488