ANALISIS PEMASARAN GULA KELAPA (Studi Kasus di Desa Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang)

Andi Indrawan

Abstract


Penelitian bertujuan:(1) mengetahui pola saluran pemasaran gula kelapa; (2) menganalisis biaya, keuntungan, marjin pemasaran, farmer’s share; dan (3) menganalisis tingkat efisiensi pemasaran gula kelapa di Desa Karangduren, Tengaran, Semarang. Metode dasar yang digunakan: deskriptif. Teknik penelitian: survey. Metode penentuan sample purposive. Penentuan sampel lembaga pemasaran menggunakan snow ball sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan pencatatan. Hasil: terdapat 4 pola saluran pemasaran, yaitu: 1: Produsen–Konsumen; 2: Produsen–Pedagang Pengumpul–Konsumen; 3: Produsen–Pedagang Besar–Pedagang Pengecer–Konsumen; 4: Produsen–Pedagang Pengumpul–Pedagang Besar–Pedagang Pengecer–Konsumen.  Farmer’s share Saluran 1: 100,00%, Saluran 2: 95,24%, Saluran 3: 92,42% dan Saluran 4:  90,91%, farmer’s share masing-masing saluran berbeda, dipengaruhi besarnya biaya, keuntungan dan marjin pemasaran masing-masing saluran. Empat saluran pemasaran di Desa Karangduren efisien dengan saluran pemasaran 1 paling efisien yang merupakan saluran pemasaran paling pendek dengan marjin pemasaran paling rendah dan farmer’s share paling tinggi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di Desa Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang terdapat empat pola saluran pemasaran gula kelapa. Biaya pemasaran, keuntungan pemasaran dan marjin pemasaran pemasaran gula kelapa mempengaruhi farmer’s share. Semakin pendek saluran pemasaran gula kelapa semakin efisien saluran pemasaran

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488