DISTRIBUSI FREKUENSI EFISIENSI ALOKATIF DAN EKONOMI PETANI UBI KAYU DI LAHAN KERING KABUPATEN KARANGANYAR, PROVINSI JAWA TENGAH

Restie Novitaningrum, Fery Wisnu Saputro, Wahyu Adhi Saputro

Abstract


Tanaman ubi kayu sering dibudidayakan petani sebagai tanaman selingan. Hal ini menjadi potensi utama dengan adanya kebijakan diversifikasi pangan yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga masyarakat tidak hanya mengonsumsi beras saja. Dalam membudidayakan ubi kayu petani harus tetap efisien (alokatif maupun ekonomi). Kedua efisiensi tersebut diharapkan mendorong petani memiliki produksi ubi kayu yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi efisiensi alokatif dan ekonomi  petani ubi kayu di lahan kering Kabupaten Karanganyar. Pemilihan lokasi penelitian secara purposive di Kabupaten Karanganyar yang merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Tengah yang menghasilkan komoditas ubi kayu. Metode analisis data yang digunakan adalah pendugaan fungsi biaya stochastic frontier. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat 56,67% petani yang memiliki nilai indeks efisiensi alokatif diatas nilai rata-rata. Terdapat 90% petani yang memiliki nilai indeks efisiensi ekonomi diatas nilai rata-rata sementara itu masih terdapat 31,67% petani yang memiliki nilai indeks efisiensi ekonomi di bawah rerata. Rata-rata petani ingin mencapai tingkat efisiensi ekonomi yang paling tinggi, maka peluang petani untuk menghemat biaya sebesar 14 persen. Jika dinilai secara keseluruhan petani memiliki nilai rerata efisiensi alokatif sebesar 0,703 dan efisiensi ekonomi 0,828. Angka tersebut menyimpulkan bahwa petani ubi kayu di Kabupaten Karanganyar belum efisien secara alokatif namun sudah efisien secara ekonomi.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.37159/j.%20p%20agros.v24i2.1982

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488