UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI MELALUI PEMUPUKAN DI LAHAN PASANG SURUT SULFAT MASAM

Izhar Khairullah

Abstract


Lahan sulfat masam memiliki kendala fisikokimia untuk pengembangannya, tetapi pengelolaan lahan yang tepat akan memberikan hasil optimal. Penelitian menunjukkan bahwa respon padi terhadap N dan P bersifat kuadratik. Pupuk K selain dapat meningkatkan hasil padi juga berperan dalam menekan tingkat keracunan besi. Pemberian pupuk N, P, K, dan Ca (kapur) meningkatkan hasil padi dari 0,64 t per ha menjadi 4,24 t per ha. Total peningkatan hasil tersebut masing-masing 33,9 persen bersumber dari Ca (kapur), 33,3 persen dari unsur N, 22,7 persen dari P, dan 10,1 persen dari K. Takaran pupuk varietas unggul padi pasang surut lahan sulfat masam adalah 67,5 hingga 135 kg N + 45 hingga 70 kg P2O5 dan 50 hingga 75 kg K2O per ha ditambah 1 hingga 3 t per ha kapur. Penentuan takaran P dan K juga dapat dilakukan berdasarkan uji tanah menggunakan Perangkat Uji Tanah Rawa (PUTR), sedangkan pemberian pupuk N susulan menggunakan Bagan Warna Daun (BWD). Perangkat lunak Decision Support System (DSS) dapat digunakan untuk rekomendasi pemupukan padi lahan pasang surut yang aplikasinya dapat diakses melalui web Balittra. Untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik dapat digunakan pupuk hayati seperti Biotara yang mengandung Trichoderma sp, Bacillus sp, Azospirillium sp dan dapat meningkatkan hasil padi sampai 20 persen serta mengefisienkan penggunaan pupuk NPK sebesar 30 persen.

Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488