Analisis Pola Tanam Dan Efisiensi Saluran Primer Di Daerah Irigasi Kalibawang

Jakkon Matua Simanullang, Agatha Padma Laksitaningtyas

Sari


Dalam upaya melancarkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan produktivitas untuk mewujudkan ketahanan pangan, ada banyak pertimbangan yang perlu diteliti dalam meningkatkan produktivitasnya salah satunya cara pengelolaannya, karena cara pengelolaan lahan akan sangat berpengaruh pada tingkat produktivitasnya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengolahan lahan yang paling efisien untuk meningkatkan produktivitasnya penelitian ini dilakukan Di Daerah Irigasi Kalibawang. Analisa pola pengolahan lahan memerlukan data sekunder dan data primer, Data sekunder yang dikumpulkan adalah pola tanam,  data hujan, debit saluran Intake kalibawang, luas area irigasi yang didapat dari Dinas PU Pengairan Kabupaten Kulon Progo, debit Sungai Progo, dan data klimatologi didapat dari BBWS Serayu Opak. Data primer yang dikumpulkan adalah debit saluran, efisiensi saluran, evapotranspirasi tanaman yang dihitung secara manual dengan Metode FAO Penman-Monteith dan dengan aplikasi cropwat, kebutuhan air tanaman. Perhitungan efisiensi saluran menggunakan data potongan memanjang dan melintang saluran dengan menghitung debit dititik awal dan debit di titik akhir kemudian membandingkan debitnya. Hasil penelitian di daerah irigasi kalibawang diperoleh nilai efisiensi saluran primer sebesar 94% dan setelah menganalisis kebutuhan air tanaman sesuai dengan ketersediaan air didapatkan pola pengolahan lahan yang paling efisien yaitu pola 11 dimana masa tanam 1 dilakukan pada Bulan November, masa tanam 2 Bulan Maret dan masa tanam 3 dimulai bulan Juli.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Allen, R.G., Luis, S.P., Dirk, R., and Martin, S. 1990. FAO Irrigation and Drainage Paper No. 56.

Direktorat Jendral Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi, KP 01, Departemen Pekerjaan Umum, Penerbit CV. Galang Persada, Bandung

Direktorat Jendral Pengairan, 1986, Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Saluran Irigasi, KP 03, Departemen Pekerjaan Umum,

Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor.29 tahun 2016 Tentang tata tanam tahunan periode 2016 – 2017

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.20 tahun 2006 tentang irigasi.

Peraturan pemerintah No. 23 / 1998 tentang irigasi.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.32/PRT/M/2007

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.77 tahun 2001 tentang irigasi.

Priyonugroho,A., Analisis kebutuhan air irigasi (Studi kasus pada daerah irigasi sungai air keban daerah kabupaten empat lawang)

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2004, tentang sumber daya air.

Wilhelmus Bunganaen., Analisis efisiensi dan kehilangan air pada jaringan utama daerah irigasi air sagu.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.