KINERJA INDIKATOR PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KABUPATEN KUBU RAYA, BENGKAYANG DAN SANGGAU

Rusli Burhansyah

Abstract


Kinerja pembangunan pertanian pedesaan di Provinsi Kalimantan Barat belum banyak dipublikasikan. Untuk mengukur kinerja pembangunan pertanian pedesaan diperlukan peneltian kinerja indikator pembangunan pertanian  di Kabupaten Kubu Raya, Bengkayang, dan Sanggau. Penelitian dilaksanakan tahun 2009 di Kabupaten Kubu Raya (Sungai Itik dan Jeruju Besar), Bengkayang (Sinar Tebudak dan Kamuh)  dan Sanggau (Tunggal Bakti dan Kamuh).  Penelitian menggunakan Focus Group Discussion melibatkan 15 orang setiap desa. Indikator: pembangunan antara (perkembangan pasar input, pasar output, aktivitas penyuluhan, aktivitas kelompok tani), indikator pembangunan desa (perkembangan jalan desa, lahan, produktivitas, agroindustri, dan jumlah tenaga kerja ke luar). Hasil: perkembangan pasar input belum baik, pasar input lebih sulit, perkembangan aktivitas penyuluhan cenderung kurang, perkembangan aktivitas kelompok tani cenderung tetap. Perkembangan jalan desa cenderung membaik, perkembangan ketersediaan lahan komoditas pangan cenderung kurang, produktivitas tanaman pangan tetap dan menurun, perkembangan agroindustri tetap dan jumlah tenaga kerja ke luar desa cenderung meningkat

Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488