PENGARUH MACAM AMELIORAN LOKAL DAN BIOFERTILIZER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KORO PEDANG DI LAHAN MARJINAL TANAH GRUMUSOL

Sri Endah Prasetyowati, Yacobus Sunaryo, Ilais Eko Suyanto

Abstract


Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh amelioran lokal dan biofertilizer terhadap pertumbuhan dan hasil koro pedang di tanah grumusol. Dilakukan dengan faktorial 2 x 3, RAKL, tiga kali ulangan. Faktor pertama: macam amelioran lokal terdiri atas pupuk kandang ayam dan pupuk hijau gliricidae. Faktor kedua: macam biofertilizer: kontrol (tanpa biofertilizer), Mikoriza, dan Rhizobium. Variabel pengamatan: tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produksi, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, persentase bintil akar aktif, jumlah polong per tanaman, panjang polong per tanaman, bobot 100 biji, bobot polong kering per tanaman, dan hasil biji per hektar. Analisis hasil menggunakan sidik ragam taraf signifikan lima persen, dilanjutkan uji DMRT taraf lima persen. Hasil: tidak terjadi interaksi antara macam amelioran lokal dan macam biofertilizer terhadap pertumbuhan dan hasil. Ada beda nyata perlakuan macam amelioran lokal terhadap tiga variabel pengamatan: jumlah polong, bobot kering polong, dan hasil biji per hektar. Pemberian pupuk kandang ayam mampu meningkatkan hasil biji lebih baik dibanding pupuk gliricidae. Pemberian rhizobium memberikan hasil lebih baik dibanding mikoriza dan kontrol pada hasil biji per hektar.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488