DARI KETAHANAN PANGAN MENUJU KEDAULATAN PANGAN

Sulistiya Sulistiya

Abstract


Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang sering mengalami krisis atau kerawanan pangan. Walaupun sejak 1985 Indonesia telah mencapai swasembada beras, namun keberhasilan itu belum bisa membebaskan dari impor pangan di tahun-tahun berikutnya.  Industrialisasi dalam proses pembangunan menunjukkan arah yang kurang berpihak pada sektor pertanian, khususnya pangan. Semangat agraris yang berpusat pada kedaulatan ekonomi rakyat tani terasa semakin pudar, sehingga bermuara pada rapuhnya kedaulatan pangan. Karena tidak dibangun atas semangat agraris, terciptalah sistem ketahanan pangan yang memiliki karakter Import Based. Ketergantungan yang besar pada import pangan dan tanpa dukungan kekuatan produksi domestik yang kuat,  hanya akan menciptakan ketahanan pangan yang semu. Oleh karena itu perlu ada perubahan cara pandang atau paradigma dalam membangun ketahanan pangan, yaitu pembangunan ketahanan pangan yang memperhatikan aspek kedaulatan bangsa.  Konsep kedaulatan pangan perlu dijadikan solusi alternatif untuk meningkatkan kepastian akan hak atas pangan : the right food. Pendekatan kedaulatan pangan merupakan solusi menjanjikan untuk lebih memastikan penguatan hak atas pangan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488