PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU TINDAK PIDANA PERDANGAN ORANG DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

M Ghufron, Yanto Yanto, Hartanti Hartanti, Eksi Puji Rahayu

Abstract


Tujuan Penelitian Untuk mengetahui dan menganalisis pertanggungjawaban pelaku tindak pidana terhadap korban tindak pidana perdagangan orang di wilayah hukum Polda DIY Untuk mengetahui dan menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang Dalam hal ini penelitian digunakan beberapa metode penelitian sebagai sarana untuk memahami objek permasalahan.

Metode yang digunakan adalah sebagai berikut: Sifat penelitian ini adalah yuridis empiris. Yang bertujuan untuk menjelaskan pertanggungjawaban pelaku hukum pidana terhadap korban tindak pidana perdagangan orang di wilayah hukum Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta. Sehingga dalam penelitian ini diharapkan diperoleh informasi, informasi dan data secara utuh dan dilakukan secara sistematis sesuai fokus penelitian.

Membahas hasil materi hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan: pertanggungjawaban pelaku hukum pidana terhadap korban perdagangan orang di wilayah hukum Polda DIY untuk mengetahui dan menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap pelaku di tindak pidana perdagangan orang

Keywords


Kewajiban, Perbuatan, Pidana, Perdagangan, Orang.

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Adami Chazawi. (2007). Stelsel Pidana, Tindak Pidana, Teori-teori Pemidanaan dan Batas Berlakunya Hukum Pidana. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Eddy O.S. Hiarij, 2014, Prinsip-Prinsip Hukum Pidana, Cahaya Atma Pustaka, Yogyakarta,

Henny Nuraeny. (2013). Tindak Pidana perdagangan Orang. Jakarta: Sinar Grafika.

Martono Nanang. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Moeljatno. (1983). Azas-Azas Hukum Pidana. Jakarta: Bina Aksara.

Mukti Fajar ND & Yulianto Achmad. (2019). Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nanang, Martono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Romli Atmasasmita. (2000). Perbandingan Hukum Pidana. Bandung: Mandar Maju.

Soerjono Soekanto. (2007). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Wiryono Prodjodikoro. (1986). Tindak-Tindak Pidana di Indonesia. Bandung: Eresco.

Jurnal:

Herlien C. Kamea. (2016). Penegakan Hukum Pidana Terhadap Kejahatan Perdagangan Orang Menurut Undang - Undang Nomor 21 Tahun 2007. Lex Crimen, Vol. V, No. 2, Februari 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jmih.v7i1.3049

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Kajian Hasil Penelitian Hukum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats