Analisis Pengaruh PDRB, Pengangguran dan Pendidikan terhadap Kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta

Aliftianna Widya Ningsih, Rintan Fitriyana, Ninda Hernisyafitri, Sungkono Sungkono

Sari


Tingginya tingkat kemiskinan di DIY menunjukkan proses pembangunan ekonomi yang belum bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Dengan demikian, diperlukan adanya analisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemiskinan dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan tersebut. Tujuan penelitian ini diharapkan dapat menganalisis bagaimana dan seberapa besar pengaruh variabel PDRB, Pendidikan (melek huruf), pengangguran terhadap kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga nantinya diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam penentuan kebijakan dalam mengatasi masalah kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier panel data dengan metode FEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Semakin tinggi PDRB suatu daerah maka semakin rendah angka kemiskinan daerah tersebut, begitu sebaliknya. Sedangkan Pendidikan (melek huruf) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin rendah angka kemiskinan daerah tersebut, begitu sebaliknya. Pengangguran terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Semakin rendah kemampuan suatu daerah dalam menyediakan lapangan kerja maka semakin tinggi kemiskinan, begitu sebaliknya.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.