Kajian Yuridis Tentang Pembatalan Perkawinan Bagi Yang Beragama Islam Di Kabupaten Bantul (Studi Kasus Putusan No : 72/Pdt.G/2021/PA.Btl.)

Sri Suwarni, Sri Hendarto Kunto Hermawan, Sidiq Setiawan

Sari


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis penyebab terjadinya Pembatalan Perkawinan di Kabupaten Bantul dengan studi kasus Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor 72/Pdt.G/2021/PA.Btl., dan juga untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan Hakim dalam mengabulkan permohonan Pembatalan Perkawinan tersebut. Dalam proses penulisan penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis, empiris dengan menggunakan data primer sebagai data utamanya dan data sekunder sebagai data pendukung. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik melihat langsung ke lapangan untuk mengumpulakan data dengan metode wawancara secara langsung maupun secara virtual. selanjutnya data yang telah di peroleh dikembangkan dan di analisis secara kualitattif dengan mendeskripsikan data yang di peroleh dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pembatalan perkawinan ini terjadi karena dalam perkawinan ini telah terjadi salah sangka tentang identitas diri dari suami (termohon) yang menutupi penyakit yang di deritanya sejak kecil, sehingga membuat pemohon merasa dirugikan atas perbuatan suaminya yang tidak terbuka dan jujur sejak awal perkawinan, sehingga istri mengajukan permohonan pembatalan perkawinan di Pengadilan Agama Bantul; Pertimbangan Hakim dalam memutuskan perkara pembatalan perkawinan ini sudah sesuai dengan Peraturan Perundangundangan yang berlaku saat ini, Pertimbangan Hakim mengacu padaInpres No 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum IslamPasal 72 dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Pasal 27 yaitu perkawinan dapat di batalkan jika salah satu antara suami atau istri terjadi salah sangka terhadap identitas dirinya.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.