Menumbuhkan Minat Generasi Muda Dalam Bidang Pertanian Melalui Budidaya Microgreen di Kalurahan Sendangmulyo

Sri Kuning Retno Dewandini, Lisa Sari Wijayanti

Sari


Generasi muda yang menjadi harapan penerus petani perlu dikenalkan dengan bidang pertanian. Banyak diantara mereka yang menganggap pertanian sebagai kegiatan yang tidak bergengsi, kotor dan tidak menguntungkan. Pada bidang pertanian terdapat budidaya microgreen yang hemat lahan, dan dapat dilakukan tanpa menggunakan tanah yang identik dengan hal kotor. Microgreen adalah tanaman sayuran yang berukuran mini dan siap di panen pada umur sekitar 10 – 14 hari. Tanaman microgreen belum banyak dikenal oleh masyarakat, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: 1) mengenalkan budidaya microgreen sebagai bentuk kegiatan pertanian modern yang bersih, hemat lahan dan praktis, 2) memberikan keterampilan bagi para pemuda agar dapat melakukan kegiatan budidaya dan memanfaatkan hasilnya, 3) memberikan ide untuk konsumsi makanan sehat serta membuka peluang usaha dibidang pertanian dengan budidaya microgreen. Metode pelaksanan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pendampingan. Sasaran kegiatan adalah seluruh anggota Angkatan Muda Kisik (AMK) yang bergerak dibidang social dan kegiatan keagamaan. Dampak dari adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, adalah: Angkatan Muda Kisi (AMK) mengetahui tentang budidaya microgreen, sehingga mereka dapat melakukan budidaya serta memanfaatkan hasilnya sebagai bahan konsumsi pribadi dan keluarga; Angkatan Muda Kisik (AMK) menemukan ide usaha dibidang pertanian melalui usaha microgreen yang hemat lahan, budidaya yang praktis tanpa pestisida. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dalam pengabdian masyarakat dapat disimpulkan bahwa Angkatan Muda Kisik (AMK) memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan budidaya microgreen, yang  dapat dijadikan sebagai menu konsumsi harian dan membuka peluang usaha pada bidang pertanian.

Kata kunci : microgreen, indoor farming, minat, generasi muda

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


N. Irawati, “Microgreen pariwisata.pdf.” 2017, [Online]. Available: http://ejournal.stipram.ac.id/index.php/kepariwisataan/article/view/27.

A. Setyowati, “Melirik Potensi Microgreens, Si Sayuran Mini dengan Manfaat Maksi,” TrubusNews, 2018. .

S. Anggraeny, “Teknologi Microgreens,” 2020. http://kalsel.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=895:administrator&catid=14:alsin&Itemid=43.

A. Widiwurjani, G & Putri, “Status Kandungan Sulforaphane Microgreens Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L.) Pada Berbagai Media Tanam Dengan Pemberian Air Kelapa Sebagai Nutrisi,” vol. 4, no. 6, pp. 34–38, 2013, [Online]. Available: https://ejournal.uniska-kediri.ac.id/index.php/HijauCendekia/article/view/471.

H. Pratama, “Mengenal Microgreen : Sayuran Mini Kaya Gizi Langsung Dari Rumah Kita,” 2019, [Online]. Available: http://jakarta.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/publikasi/artikel/1208-mengenal-microgreen-sayuran-mini-kaya-gizi-langsung-dari-rumah-kita%0A.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.