Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Era Pandemi Covid-19 dan Perlindungan Varietas Tanaman di Kelurahan Kricak Yogyakarta

Devi Andani, Diah Puspita Sari

Sari


Coronavirus adalah jenis virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Ada setidaknya dua jenis coronavirus yang diketahui dapat menyebabkan penyakit dengan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus penyebab Covid-19 ini dinamakan Sars-CoV-2. Covid-19 adalah penyakit baru, dimana penelitian terkait penyakit ini masih sedikit. Diperlukan informasi yang berbasis bukti (evidence base) tentang perawatan, pengobatan, maupun informasi lainnya terkait penyakit Covid-19 ini Indonesia juga terdampak adanya virus tersebut, maka perlu adanya ketahanan keluarga untuk membendung virus Covid-19, keluarga harus saling mengingatkan akan hidup bersih, makanan yang sehat, minum vitamin C dan E, menjaga jarak, tinggal di rumah. Metode pengabdian yang digunakan meliputi: wawancara; observasi dan survey lapangan; penanaman tanaman obat keluarga; dan dokumentasi. Budidaya tanaman obat keluarga yang dilakukan di ruang terbuka hijau RW 6 Kelurahan Kricak dapat meningkatkan ketahanan tubuh dari ancaman Covid-19. Tanaman obat keluarga antara lain jahe, sereh, lengkuas, kunyit, temulawak, dan kencur yang dilakukan dengan memanfaatkan ruang terbuka hijau dapat meningkatkan ketahanan imunitas di era pandemi Covid-19 sehingga secara langsung telah mengikuti anjuran dari pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dengan gerakan tetap di rumah saja. Keluarga dapat secara mandiri melakukan pengobatan tradisional jika terdapat gejala penyakit ringan seperti demam dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga seperti jahe dan sereh. Kemudian dalam rangka melindungi kekayaan hayati termasuk beragam jenis tanaman obat keluarga, pemerintah Indonesia kemudian menerbitkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman (UU PVT).

Kata kunci : tanaman obat keluarga, pandemi covid-19, perlindungan varietas tanaman

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


E. H. Emilda Muslihatul; Heriyati, Heriyati, “Analisis Pengetahuan Masyarakat Tentang Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Studi Kasus Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat),” Sainmatika J. Ilm. Mat. dan Ilmu Pengetah. Alam, vol. 14, no. Sainmatika Volume 14 No. 1 Juni 2017, pp. 11–20, 2017.

Y. P. B. Ziraluo, “Jurnal Inovasi Penelitian,” J. Inov. Penelit., vol. 1, no. 3, pp. 266–267, 2020.

A. Aseptianova, “Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Untuk Pengobatan Keluarga Di Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami-Kota Palembang,” Batoboh, vol. 3, no. 1, p. 1, 2019, doi: 10.26887/bt.v3i1.680.

Siska Mayang Sari, Ennimay, and A. R. Tengku, “Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Masyarakat,” Din. J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, pp. 1–7, 2019, doi: 10.31849/dinamisia.v3i2.2833.

U. Karo-Karo, “Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Tanah 600, Medan,” Kesmas Natl. Public Heal. J., vol. 4, no. 5, p. 195, 2010, doi: 10.21109/kesmas.v4i5.169.

N. Nurniswati, “Tanaman Obat Keluarga (Revisi),” Parapemikir J. Ilm. Farm., vol. 3, no. 09, 2015, [Online]. Available: https://books.google.com/books?id=fAbu7I9LqXsC&pgis=1.

M. Andriani et al., “PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA JAHE (Zingiber Officinale) SEBAGAI PENGGANTI OBAT KIMIA DI DUSUN TANJUNG ALE DESA KEMENGKING DALAM KECAMATAN TAMAN RAJO,” Martabe J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, p. 14, 2021, doi: 10.31604/jpm.v4i1.14-19.

S. J. Pamungkas et al., “ABDIPRAJA ( Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ) SOSIALISASI PENGGUNAAN TANAMAN OBAT KELUARGA ( TOGA ) UNTUK Sosialisasi Penggunaan Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat Di Kelurahan Wates,” J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 2, no. 1, 2021.

N. A. Choironi, M. Wulandari, and S. S. Susilowati, “Pengaruh edukasi terhadap pemanfaatan dan peningkatan produktivitas tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai minuman herbal instan di Desa Ketenger Baturraden,” Kartika J. Ilm. Farm., vol. 6, no. 1, p. 1, 2019, doi: 10.26874/kjif.v6i1.115.

D. Harefa, “Pemanfaatan Hasil Tanaman Sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA),” Madani Indones. J. Civ. Soc., vol. 2, no. 2, pp. 28–36, 2020, doi: 10.35970/madani.v2i2.233.

S. R. Fitriatien, N. E. J. Rachmawati, N. Rahmah, D. A. Safitri, M. R. Pahlevi, and N. M. W. Natsir, “Kegiatan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) Sebagai Salah Satu Usaha Pemberdayaan Siswa Sdn Dermo Guna Dalam Menumbuhkan Kepedulian Kesehatan Keluarga,” J. Abadimas Adi Buana, vol. 1, no. 2, pp. 21–28, 2017, doi: 10.36456/abadimas.v1.i2.a949.

I. Puspitasari, G. N. F. Sari, and A. Indrayati, “Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri,” War. LPM, vol. 24, no. 3, pp. 456–465, 2021, doi: 10.23917/warta.v24i3.11111.

E. Suhariyanti et al., “Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Sosialisasi Penggunaan Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Di Lingkungan Bandung Improving Community Health Through Socialization Of The Use Of Medicinal Plants In The Family ( Toga ) In Lingkungan Bandung,” no. 1, pp. 31–36, 2021.

S. Sucipto, T. I. Sulistiyowati, B. Utami, and R. S. Qamaria, “Gerakan Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Kepedulian Masyarakat Menuju Desa Sehat di Desa Semen Kabupaten Kediri,” Cendekia J. Pengabdi. Masy., vol. 2, no. 2, p. 85, 2020, doi: 10.32503/cendekia.v2i2.1002.

H. Karamina, S. Supriyadi, D. D. Firman Yasin, M. Yusi Kamhar, and F. Kusuma Astuti, “Pemanfaatan dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Menuju Keluarga Sehat Pada Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK),” JIPEMAS J. Inov. Has. Pengabdi. Masy., vol. 3, no. 2, p. 120, 2020, doi: 10.33474/jipemas.v3i2.6416.

M. Atmojo and A. Darumurti, “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA),” J. Abdimas BSI J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, pp. 100–109, 2021, doi: 10.31294/jabdimas.v4i1.8660.

R. Sepriani, H. Syampurma, A. Asnaldi, F. I. Keolahragaan, and U. N. Padang, “Journal Berkarya,” vol. 3, pp. 50–57, 2021.

D. E. Wibowo, B. D. Madusari, and A. Ardianingsih, “Pemberdayaan Keluarga Menghadapi Pandemi Covid-19 Dengan Penanaman dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Degayu Kecamatan Pekalongan Utara,” J. ABDIMAS, vol. 1, no. 1, pp. 16–19, 2020.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.