PENGARUH INTENSITAS SINAR MATAHARI DAN FREKUENSI PEMUPUKAN KANDANG CAIR TERHADAP HASIL NILAM

Djoko Heru Pamungkas

Abstract


Penelitian dilaksanakan1April hingga 1 Agustus 2012 di pekarangan desa Temon Wetan, Kulonprogo, 200 m dpl, suhu 240 C hingga 300 C. Penelitian disusun berdasar Rancangan Split Plot. Main Plot adalah perlakuan Intensitas Sinar Matahari, terdiri atas tiga aras: < 70 ; 70-80 , dan > 80 persen. Sub Plot adalah perlakuan Frekuensi Penyiraman pupuk kandang sapi cair, terdiri dua aras: Frekuensi penyiraman tiga kali: umur nilam 1, 2, dan 3 bulan. Ffrekuensi penyiraman empat kali: umur nilam 1, 2, 3, dan 4 bulan. Dalam tiap Main Plot, Sub Plot diulang tiga kali dan berupa petakan di lahan pekarangan 3,5 x 2 m2, terdiri 25 nilam. Parameter: pertumbuhan, hasil, dan kualitas hasil nilam. Data dianalisis sidik ragam, jenjang kesalahan lima persen untuk mengetahui pengaruh perlakuan tunggal maupun interaksinya. Dilanjutkan DMRT jenjang lima persen. Hasil: tidak terjadi interaksi pengaruh antar-perlakuan frekuensi pemberian pupuk kandang sapi cair, dan intensitas sinar matahari terhadap parameter pertumbuhan, hasil, dan kualitas hasil nilam umur lima bulan. Antar-frekuensi penyiraman pupuk kandang sapi cair tiga dan empat kali, tidak berbeda nyata pengaruhnya terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas hasil nilam umur lima bulan. Antar-intensitas sinar matahari <70 persen, 70-80 persen, dan >80 persen, tidak berbeda nyata pengaruhnya terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas hasil nilam umur lima bulan.

Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488