SISTEM PEMASARAN SAYURAN HIDROPONIK DI KALIMANTAN BARAT

Juliana C Kilmanun

Abstract


Lahan sempit di wilayah perkotaan sering menjadi alasan untuk perkembangan pertanian di hampir semua wilayah perkotaan. Badan Litbang Pertanian melalui BPTP Kalimantan Barat menawarkan beberapa inovasi teknologi pertanian, khususnya untuk pengembangan pertanian lahan sempit di wilayah perkotaan pada kegiatan Taman Agroinovasi. Model inovasi untuk pemanfaatan lahan sempit di lokasi Taman Agroinovasi diharapkan dapat diadopsi oleh petani perkotaan pada umumnya dan khususnya ibu-ibu di wilayah perkotaan Kalimantan Barat. Ada dua cara penanaman sayuran di lokasi Taman Agroinovasi antara lain; penanaman dengan sistem hidroponik, Wallgarden, vertikultur, Aquaphonik, dan penanaman secara konvensional. Penelitian lebih difokuskan pada model inovasi teknologi sistem hidroponik, wawancara dilakukan pada beberapa petani pelaku hidroponik, pedagang pengumpul, dan pengecer hidroponik. Selanjutnya data diolah secara diskriptif. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui sistem pemasaran sayuran sistem hidroponik di Kalimantan Barat. Kesimpulan 1. Budidaya sayuran hidroponik memiliki prospek yang menjanjikan 2. Dalam menjalankan usaha sayuran hidroponik di perkotaan Kalimantan Barat hendaknya memperhatikan peluang, kendala, dan strategi pemasaran.

Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488