KONTRIBUSI USAHATANI KAKAO (Theobroma Cacao) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI KAKAO DI KABUPATEN KULON PROGO

Pantja Siwi V R Ingesti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi pendapatan usahatani Kakao terhadap pendapatan rumah tangga petani kakao. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang diperoleh dari hasil observasi dan pembagian kuesioner. Responden penelitian ini adalah petani kakao sebanyak 60 responden, tersebar di kecamatan Kokap 20 responden, Kalibawang 20 responden, dan Girimulyo 20 responden. Analisis usahatani berdasarkan pada kepemilikan tanaman kakao, yaitu : 1) kurang dari 200 tanaman, 2) 200 hingga 399 tanaman, 3) 400 hingga 599 tanaman, dan 4) lebih dari 600 tanaman, menggunakan Analisa kelayakan R/C ratio dan B/C ratio serta perbandingan antara besarnya pendapatan usahatani kakao dengan pendapatan rumah tangga petani. Adapun hasil dari penelitian adalah besarnya nilai R/C ratio dan B/C ratio di keempat kriteria kepemilikan tanaman kakao adalah ˃ 1 artinya menguntungkan dan layak dilanjutkan. Kemudian pendapatan usahatani pada kriteria kepemilikan tanaman kakao kurang dari 200 tanaman menunjukkan kontibusinya kecil sedangkan pada kepemilikan tanaman lebih dari 200 tanaman ke atas menunjukkan kontribusi sedang sampai dengan besar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kelayakan usahatani kakao yang memberikan kontribusi besar pada rumah tangga petani adalah petani yang memiliki jumlah tanaman kakao di atas 200 tanaman. Rata-rata Pendapatan Kakao tertinggi pada petani dengan kepemilikan tanaman diatas 600 tanaman yaitu sebesar Rp 19.800.000,00.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488