PENGARUH BERBAGAI DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR (POC) KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brasissca chinensis Var. Parachinensis) UNTUK MENCEGAH STUNTING DI DESA ALUE AMBANG, KECAMATAN TEUNOM, KABUPATEN ACEH JAYA

Muhammad Nasir, Jasmi Jasmi

Abstract


Stunting merupakan kondisi atau sesuatu permasalahan gizi yang kronis  yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Usaha untuk mencegah terjadinya Stunting maka perlu adanya asupan gizi yang cukup dan seimbang melalui asupan makanan yang bergizi. Salah satu nya yang di dapatkan dari tanaman sawi hijau, dengan cara  meningkatkan produksi tanaman sawi hijau organik. Untuk meningkatkan produksi sayuran organik salah satu caranya adalah dengan menggunakan pupuk berbasis organik seperti pupuk organik cair kotoran sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh berbagi dosis pupuk organik cair kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brasissca chinensis Var.Parachinensis). Penelitian ini di susun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri atas P0: kontrol; P1:dosis 10ml/liter air; P2:20 ml/liter air; P3: 30 ml/liter air; P4: 40 ml/liter air. Hasil penelitian yang di peroleh menunjukkan bahwa pemberian perlakuan pupuk organik cair kotoran sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau pada semua peubah variabel yaitu tunggi tanaman, jumlah helai daun, panjang helai daun, lebar helai daun dan berat basah tanaman sawi hijau. Dijumpai bahwa perlakuan dosis terbaik adalah 30 ml/liter air (P3) dalam meningkatkan semua peubah variabel pengamatan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488