BAWANG MERAH DAN PENYIMPANANNYA

Jhon David H

Abstract


Komoditas bawang merah sangat mudah mengalami perubahan mutu dan mengalami kerusakan yang disebabkan kandungan air yang tinggi, sehingga masa simpannya sangat singkat.  Sulitnya mempertahankan bawang merah dalam keadaan segar, karena terjadinya perubahan akibat proses fisiologi, biologi, fisikokimia dan morfologi. Penyimpanan menjadi kunci untuk mempertahankan kesegaran dan kualitas, yaitu  dengan menyimpan pada suhu rendah dengan tingkat kadar air tertentu. Saat ini penyimpanan yang umum dilakukan adalah penyimpanan tradisional pada suhu 25-30 C RH 70-80% dengan tingkat kehilangannya  sekitar 25%. Dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan bawang merah yang terbaik pada kadar air 80% dengan suhu 5°C RH 65- 70%, menghasilkan susut bobot 7,06%, kadar air 79,48%, kerusakan 0,37%,


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 

p-ISSN 1411-0172, e-ISSN 2528-1488