KAJIAN PUPUK ORGANIK DAN PENYIRAMAN TERHADAP HASIL DAN KANDUNGAN VITAMIN E KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) DI LAHAN PASIR PANTAI
Abstract
This study aims to determine the effect of organic fertilizers and watering on the yield and vitamin E content of green bean plants on sandy beach land. This research was conducted in the sandy beach of Parangtritis, Kretek, Bantul Regency, DI Yogyakarta, altitude ± 10 m above sea level with an average annual rainfall of 1400 – 1900 mm per year and an average temperature of 24 – 32º C. The experiment was arranged in a Complete Randomized Block Design including two factors. The first factor is that there are 4 levels of organic fertilizers including no fertilizer, compost, vermicompost, guanophosphate. The second factor is watering there are 2 levels covering : 1 day 1 time and 3 days 1 time. Based on the results of the study that organic fertilizer treatment gave a higher yield of green beans per hectare than without fertilizer. The treatment of watering once a day gave higher yields per hectare of mung bean than watering three times once. The combination of treatment without organic fertilizer with watering once a day gave the lowest weight of 100 seeds. The combination of treatments without organic fertilizers with watering once a day or once in three days gave a lower vitamin E content than other treatment combinations
Intisari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik dan penyiraman terhadap hasil dan kandungan vitamin E tanaman kacang hijau di lahan pasir pantai. Penelitian ini dilakukan di lahan pantai pasir Parangtritis, Kretek, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta, tinggi tempat ± 10 m di atas permukaan laut dengan rata-rata curah hujan per-tahun 1400 – 1900 mm per th dan suhu rata-rata 24 – 32º C. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap meliputi dua faktor. Faktor pertama ada 4 level pupuk organik meliputi tanpa pupuk, pupuk kompos, kascing, guanofosfat. Faktor kedua adalah penyiraman ada 2 level meliputi. 1 hari 1 kali dan 3 hari 1 kali. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perlakuan pupuk organik memberikan hasil kacang hijau per hektar lebih tinggi daripada tanpa pupuk. Perlakuan penyiraman satu hari satu kali memberikan hasil per hektar kacang hijau lebih tinggi daripada penyiraman tiga hari satu kali. Kombinasi perlakuan tanpa pupuk organik dengan penyiraman satu hari satu kali memberikan bobot 100 biji terendah. Kombinasi perlakuan tanpa pupuk organik dengan penyiraman satu hari satu kali maupum tiga hari satu kali memberikan kandungan vitamin E lebih rendah dibandingkan kombinasi perlakuan lain.
Full Text:
PDFReferences
Abdirahman, M.M., Shamsuddin, J., Teh Boon, S.C., Megat, W.P.E., Ali, P.Q., 2014. Effect Of Drip Irrigation Frequency, Fertilizer Source, and Their Interaction and Dry Metter and Yield Componen Of Sweet Corn. Journal of Crop Science 8 (2): 223- 231.
Anggraini, D. J., M. Inti, E. Nurhidayat, N. Hidayat, M. Nurhuda, A. M. Rokim, A. R. A. Romadan, Nurmaliatik, Nurwito, I. R. Setyaningsih, N. C. Setiawan, Y. Wicaksana, Darnawi, Y. Maryani. 2021. Kajian pengaruh macam pupuk organik dan frekuensi penyiraman terhadap serapan nitrogen tanaman kacang hijau (Vigna radiata L). Jurnal Pertanian Agros 23 (1): 178 -185.
Atman. 2007. Teknologi Budidaya Kacang Hijau (Vigna radiata L.) di Lahan Sawah. Jurnal Ilmiah Tambua, 6(1): 89-95.
Baroroh , A, P. Setyono, R. Setyaningsih. 2015. Analisis kandungan unsur hara makro dalam kompos dari serasah daun bambu dan limbah padat pabrik gula (blotong). Bioteknologi 12 (2): 46-51.
Direktorat Jendral tanaman Pangan. 2019. Keuntungan budidaya kacang hijau. menggiurkan. Kementrian Pertanian.
tanamanpangan,pertanian.go.id/index,php/i nformasi.288 p.
Feryono, A dan Yulia, A. E. 2013. Pertumbuhan dan Serapan Kalium Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main-Nursery dengan Efek Sisa Pemupukan pada Beberapa Medium Tumbuh. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas, Riau.
Hayanti, E. D. N., Yuliani, H. Fitrihidayati. 2014. Penggunaan Kompos Kotoran Kelelawar (Guano) untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea). LenteraBio 3 (1): 7–11.
Maryani, Y. Sudadi, W. S. Dewi, A. Yunus. 2018. Study on osmoprotectant rhizobacteria to improve mung bean growth under drought stress. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 129 (2018) 012014. Doi: 10,1088/1755.1315/129/012014.
Mustakim, M. 2014. Budidaya Kacang Hijau. Yogyakarta : Pustaka Baru Press. 140 p.
Hastuti, D. P., Supriyono, S. Hartati. 2018. Pertumbuhan dan hasil kacang hijau (Vigna radiata, L.) pada beberapa dosis pupuk organic dan kerapatan tanam. Cakra Tani: Journal of Sustainable Agriculture. 33(2): 89-95. http://dx.doi.org/10.20961/carakatani.v33i2. 20412.
Hidayat, N.,M. Inti, E. Nurhidayat, M. Nurhuda, A. M. Rokim, A. R. A. Rohmadan, D. J. Anggraini, Nurmaliatik, Nurwito, I. R. Setyaningsih, N. C. Setiawan, Y. Wicaksana, Darnawi, Y. Maryani. 2021. Kajian pengaruh macam pupuk kandang dan frekuensi penyiraman terhadap serapan fosfat tanaman kacang hijau (Vigna radiata L). Jurnal Pertanian Agros 23 (1): 186 -193.
Kurnia, S. D. , N. Setyowati, Alnopri. 2019. Pengaruh kombinasi dosis kompos gulma dan pupuk sintetik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal Ilmu lmu Pertanian Indonesia 21(1): 15-21. DOI: https://doi.org/10.31186/jipi.21.1.15-21.
Roidah, S. I. 2013. 30 Manfaat Penggunaan Pupuk Organik Untuk Kesuburan Tanah. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo 1(1): 30 – 41.
Setyaningsih, I. R., M. Inti, E. Nurhidayat, A. M. Rokim, M. Nurhuda, A. R. A. Romadan, D. J. Angraini Nurmaliatik, Nurwito, N. C. Setiawan, Y. Wicaksana, N. Hidayat, S. Widata, Y. Maryani. Maryani. 2021. Kajian macam pupuk organik dan penyiraman terhadap hasil dan kualitas kacang hijau (Vigna radiata L.). Jurnal Pertanian Agros 23 (1): 9 -17.
Sudarmadji, Rusim M D., Hadi S. 2007. Variasi genetik, heritabilitas, dan korelasi genotipik sifat-sifat penting tanaman wijen (Sesamum indicum L.). Jurnal Littri 13 (3): 88 – 92.
Sunarya, S., Murdaningsih H.K., N. Rostini, Sumadi. 2017. Variabilitas genetik, kemajuan genetik dan pola klaster populasi tegakan benih Paraserianthes falcataria (l.) Nielsen setelah seleksi massa berdasarkan marka morfologi. Jurnal Kultivasi 16 (1): 279-286.
Sutrisno E. dan I. B. Priyambada. 2019. Pembuatan pupuk kompos padat limbah kotoran sapi dengan metoda fermentasi menggunakan bioaktivator starbio di desa Ujung – Ujung Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Jurnal Pasopati 1 (2): 76-79.
DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3165
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172














