ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN SORGUM DI DESA KARANG ANYAR DAN KEPALA SUNGAI KECAMATAN SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT
Abstract
This study aims to look at the characteristics of the land suitability level of sorghum plants in the village of Kepala Sungai and Karang Anyar, Secanggang sub-district. This study also analyzes improvement efforts that need to be made in increasing the productivity of sorghum crops and constructs a framework for actual land suitability and potential land suitability for coconut plantations in Secanggang District. As well as providing technological input for the development of sorghum plants. This research was conducted using the survey method which consisted of four stages of activity, namely preparation, main survey, soil analysis and data processing. It can be seen from the results of this study that the potential land suitability is in Kepala Sungai Village and Karang Anyar N-w (not suitable for developing sorghum plants with water availability). The limiting factor for water availability, namely rainfall, is the main limiting factor in assessing land suitability because land improvement efforts cannot be carried out.
INTISARI
Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik tingkat kesesuaian lahan tanaman sorgum di desa Kepala Sungai dan Karang Anyar kecamatan secanggang. Penelitian ini juga menganalisis usaha – usaha perbaikan yang perlu dilakukan dalam meningkatkan produktivitas tanaman sorgum dan membuat kerangka kesesuaian lahan aktual dan kesesuaian lahan potensial tanaman kelapa di Kecamatan Secanggang. Serta memberi masukan teknologi untuk pengembangan tanaman sorgum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metoda survei yang terdiri dari empat tahap kegiatan yaitu persiapan, survei utama, analisis tanah serta pengolahan data. Terlihat dari Hasil Penelitian ini bahwa kesesuaian lahan potensial pada Desa Kepala Sungai dan Karang Anyar N- w (tidak sesuai untuk pengembanagan tanaman sorgum dengan ketersediaan air). Faktor pembatas ketersediaan air yaitu curah hujan yang merupakan faktor pembatas utama dalam menilai kesesuaian lahan karena tidak dapat dilakukan usaha perbaikan pada lahan.
Full Text:
PDFReferences
Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air, IPB Press, Bogor. 290 hal
Badan Pusat Statistik. 2020. Kecamatan Secanggang Dalam Angka. BPS Kabupaten Langkat.
Borrell, A. K., Mullet, J. E., George-jaeggli, B., & Oosterom, E. J. Van. (2014). Drought adaptation of stay-green sorghum is associated with canopy development, leaf anatomy, root growth, and water uptake 65(21), 6251–6263. https://doi.org/10.1093/jxb/eru232
Cosentino, S. L., Mantineo, M., & Testa, G. (2012). Water and nitrogen balance of sweet sorghum ( Sorghum bicolor moench ( L.) Keller under semi-arid conditions. Industrial Crops & Products, 36(1), 329–342. https://doi.org/10.1016/j.indcrop.2011.10.028.
Direktorat Jenderal Perkebunan. 2007. Pedoman Umum Program Revitalisasi Perkebunan. (Kelapa Sawit, Karet dan Kakao). Direktorat Jenderal Perkebunan.
Direktorat Jenderal Perkebunan. 2021. Luas Areal Kelapa Berdasarkan Provinsi di Indonesaia. Direktorat Jenderal Perkebunan.
Djaenudin, D; Marwan, Subagyo dan A. Hidayat. 2003. Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Balai Penelitian Tanah, Puslitbangtanak, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor. 154 hal.
Efendi, R., Z, B., & Fatmawati. (2013). Prospek Pengelolaan Ratun Sorgum. 1–17.
FAO. 1976. Framework for land Evaluation. FAO Soil Bulletin No. 32, Rome
Firmansyah, I. U., Aqil, M., & Suarni. (2013). Penanganan Pascapanen Sorgum. Sorgum : Inovasi Teknologi Dan Pengembangan, Balai Penelitian Tanaman Serelia. 1–20.
Hakim, N; Yusuf Nyakpa; A.M. Lubis; Sutopo Ghani Nugroho; M. AminDiha; Go Ban Hong dan H.H. Bailey, 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah.Universitas Lampung: Lampung.
Harahap, F. S., Kurniawan, D., & Susanti, R. (2021). Pemetaan status pH tanah dan c-organik tanah sawah tadah hujan di Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu. Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi, 23(1), 37-42.
Harahap, F. S., Rahmaniah, R., Sidabuke, S. H., & Zuhirsyan, M. (2021). Evaluasi kesesuaian lahan tanaman sorgum (shorgum bicolor) di kecamatan bilah barat, kabupaten labuhanbatu. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(1), 231-238.
Harahap, F. S., Rauf, A., Rahmawaty, R., & Sidabukke, S. H. (2018). Evaluasi kesesuaian lahan pada areal penggunaan lain di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat untuk pengembangan tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(2), 829-839.
Hardjowigeno, S dan Widiatmaka. 2015. Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tataguna Lahan. Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta. 352 hal.
Hartono, B., Rauf, A., Elfiati, D., Harahap, F. S., & Sidabuke, S. H. (2018). Evaluasi kesesuaian lahan pertanian pada areal penggunaan lain untuk tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Salak Kabupaten Pak-Pak Bharat. Jurnal Solum, 15(2), 66-74.
Holyman, dkk. 2017. Integrasi SIG dan SPKL Untuk Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kopi Robusta Dan Arahan Pengembangan Pertanian Di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol 4 No 2 : 589-597, 2017e-ISSN:2549-9793
Madjid, A. R. 2009. Dasar-Dasar Ilmu Tanah.USU Press
Mega, I.M., I. N. Dibia, I.G.P. Ratna dan T.B. Kusmiyarti. 2010. Klasifikasi Tanah dan Kesesuaian Lahan. Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Denpasar. 145 hal
Purwowidodo. 1992. Metoda Selidik Tanah. Usaha Nasional. Surabaya. 344 hal
Rahmawaty, R., Frastika, S., Rauf, A., Batubara, R., & Harahap, F. S. (2020). Land suitability assessment for Lansium domesticum cultivation on agroforestry land using matching method and geographic information system. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 21(8).
Ritung, S, K. Nugroho, A. Mulyani dan E. Suryani. 2011. Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian (edisi revisi). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor. 168 hal.
Sitorus S.R.P. 2004. Evaluasi Sumber Daya lahan. Penerbit Tarsito Bandung. 185 hal
Sulistyo, B. 2010. Budidaya Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.
Suriadikarta, D.A. dan G. Sjamsidi. 2001. Teknologi Peningkatan Produktivitas Tanah Sulfat Masam. Laporan akhir. Proyek Sumber Daya Lahan Tanah dan Iklim
Suriadikarta, D.A., H. Supriadi, H. Malian, Z. Desmiyati, Suwarno, M. Januwati, dan H.K. Anang. 2001. Kesiapan Teknologi dan Kendala Pengembangan Usahatani Lahan Rawa. Dalam Prosiding Temu Pakar dan Lokakarya Nasional Desiminasi dan Optimasi Pemanfaatan Sumber Daya Lahan Rawa. Jakarta, 23-26 Nopember 2001.
Walida, H., Harahap, F. S., Ritongah, Z., Yani, P., & Yana, R. F. (2020). Evaluasi status hara bahan organik terhadap sifat kimia tanah di lahan miring kelapa sawit. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian, 45(3), 234-240.
DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3228
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172














