RESPON TANAMAN BENGKUANG TERHADAP WAKTU PEMANGKASAN DAN PUPUK NPK PADA TANAH ALUVIAL

Edo Abdari Pratama, Iwan Sasli, Wasian Wasian

Abstract


increasing the growth and production of jicama plants on alluvial soil. The research was conducted in Pontianak City from July to November 2022. The research was conducted using a factorial complete randomized design. The first factor was pruning time (without pruning, 6, 7 and 8 WAP), the second factor was the dose of NPK fertilizer (200 kg ha-1, 300 kg ha-1 and 400 kg ha-1). The results showed that the interaction of pruning time and doses of NPK fertilizer only played a role in influencing the tuber harvest index. When pruning the jicama plants did not show any difference in tuber diameter, tuber weight and harvest index, however, the pruning played a role in increasing tuber yields. It was seen that the pruning was done to obtain the best tuber yield compared to no pruning on tuber diameter, tuber weight and harvest index. . The application of NPK fertilizer at different doses plays a role in increasing plant growth and jicama plants production with the doses needed to produce the best growth and tubers, namely as much as 400 kg ha-1.

 INTISARI

Penelitian bertujuan untuk mengkaji peran waktu pemangkasan, dosis pupuk NPK serta interaksi keduanya dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman bengkuang pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Kota Pontianak pada bulan Juli - November 2022. Pelaksanaan penelitian disusun menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama waktu pemangkasan (tanpa pemangkasan, 6, 7, dan 8 MST), faktor kedua dosis pupuk NPK (200 kg/ha, 300 kg/ha dan 400 kg/ha). Hasil penelitian diperoleh interaksi dari perlakuan waktu pemangkasan dan dosis pupuk NPK hanya berperan dalam mempengaruhi indeks panen umbi. Waktu pemangkasan yang dilakukan terhadap tanaman bengkuang tidak menunjukkan perbedaan pada diameter umbi, bobot umbi dan indeks panen namun pemangkasan yang dilakukan berperan dalam meningkatkan hasil umbi terlihat adanya pemangkasan yang dilakukan diperoleh hasil umbi yang terbaik dibandingkan tanpa pemangkasan pada diameter umbi, bobot umbi dan indeks panen. Pengaplikasian pupuk NPK pada dosis yang berbeda berperan dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman dan produksi umbi bengkuang dengan dosis yang diperlukan untuk menghasilkan pertumbuhan dan umbi terbaik yaitu sebanyak 400 kg/ha. 


Full Text:

PDF

References


Desta, B., and T. Tsegaw. 2008. The effect of removal buds on younger leaves on growth, tuber yield and quality of potato (Solanum tuberosum L.) grown under hot tropical lowland. East African Journal of Sciences. 2 (2): 124-129.

Fitriana, P.R., L. Setyobudi, dan M. Santoso. 2016. Pengaruh Pemberian Kombinasi Biokultur Kotoran Sapi dan Pupuk Anorganik pada Pertumbuhan dan Hasil Baby Kailan (Brassica oleracea var. Alboglabra). Jurnal Produksi Tanaman. 4(5): 325-331.

Jones, R.L., and I.D.J. Phillips. 1996. Organs of gibberellin synthesis in light grown sunflower plants. Ibid. 41: 1381-1386.

Lakitan, 2010. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajawali Pers. Jakarta.

Minardi S. 2002. Kajian Komposisi Pupuk NPK terhadap Hasil Beberapa Varietas Tanaman Buncis Tegak (Phaseoulus vulgaris L.) di Tanah Alfisols. Jurnal Sains Tanah. 2(1): 18-24.

Moreproof, M. 2015. Effect of cutting position and vine pruning level on growth and yield of Sweet potato (Ipomoea batatas L.). Faculty of Natural Resources Management and Agriculture Midlands State University Department of Horticulture. Zimbabwe.

Sitompul, S. M. dan B. Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. UGM Press. Yogyakarta.

Suryono, H. Widijanto, dan E. M. Jannah. 2015. The Balance of N, P, and Manure Fertilizer Dosage on Growth and Yield of Peanuts in Alfisols Dryland. Journal Science and Agroclimatology. 12 (1): 20-25.

Syofia, I., A. Munar, dan M. Sofyan. 2014. Pengaruh Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharat Sturt). Jurnal Agrium. 18 (3): 208-218.

Yuniarti, A., E. Solihin, dan A. T. Putri. 2020. Aplikasi Pupuk Organik dan N, P,

K terhadap pH Tanah, P- Tersedia, Serapan P, dan Hasil Padi Hitam (Oryza sativa L.) pada Inceptisol. Jurnal Kultivasi. 19 (1): 10-40.




DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3251

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172