PEMANFAATAN POC BONGGOL PISANG DAN PASIR DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI KABUPATEN LABUHANBATU UTARA

Ali Syahrul Munthe, Yusmaidar Sepriani, Siti Hartati Yusida Saragih, Novilda Elizabeth Mustamu

Abstract


Chili plants are very important vegetables for the community and have high economic value and are suitable for development. The aimed of this research was to investigate the utilization of liquid organic matter from banana weevil and psamments to improving growth of chili in North Labuhanbatu. This research was conducted on Apryl to June 2023 on Silumjang Village Na IX-X, North Labuhanbatu regency. This research used blocked randomized design from 3 combination those are P0 = psamments, P1=banana weevil LOM, P2 = banana weevil LOM+psamments. Each of treatments contained 3 replication so this research consisted 9 units. The result of this study was investigated with ANOVA on 5%. The result showed that the used of LOM from banana weevil could improving the growth of chili. The best treatment was to P2 caused of given the highest the length of plant by 31.60 cm, leaves total by 19 units, leaves diameter by 12.66 cm and branch by 17.33 cm, fruit diameter by 15.66 cm and fruit weight by 2.58 g. From this research the used of banana weevil LOM was recommended as soil amandement.

 Keywords: Chili, Growth, Fertilizer, Organic

INTISARI

Tanaman cabai adalah sayuran yang sangat  penting bagi masyarakat dan memiliki nilai yang cukup ekonomis yang  tinggi serta cocok untuk  bisa dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah menginvestigasi pemanfaatan POC bonggol pisang dan pasir dalam meningkakan pertumbuhan cabari rawit di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian telah dilaksanakan dari April-Juni 2023 di Desa Silumjang Kec.Na XI-X Kabupaten Labuhanbatu Utara. Riset ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 3 kombinasi yaitu P0 = pasir, P1= POC bonggol pisang dan P2= POC bonggol pisang+pasir. Masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga diperoleh 9 satuan percobaan. Hasil data diuji dengan ANOVA dengan tingkat kesalahan 5%. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian POC dapat membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai rawit. Perlakuan terbaik terdapat pada P2 karena memperoleh hasil seperti tinggi tanaman sebesar 31.60  cm, jumlah daun sebanyak 19 helai, diameter daun 12,66 cm dan jumlah cabang 17,33 cm, diameter buah 15.66, dan berat buah 2,58 g. Dari penelitian ini direkomendasikan penggunaan POC bonggol pisang dan pasir sebagai bahan pembenah tanah.

 Kata kunci : Cabai, Pertumbuhan, Pupuk, Organik


Full Text:

PDF

References


Ardhona, S., Hendarto, K., Karyanto, A., Ginting, Y. C., & Thomas, M. (2013). Pengaruh pemberian dua jenis mulsa dan tanpa mulsa terhadap karakteristik pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicum annum L ) pada dataran rendah. JURNAL Agrotek Tropika, 1(2), 153–158. htttp://dx.doi.org/10.23960/jat.v1i2.1988

Azzahra, A., & Dewanti, F. D. (2023). Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Kepok terhadap Produksi Cabai Rawit ( Capsicum frutescens L .) The Effect of Composition of Planting and Concentration of Liquid Organic Fertilizer of Banana Peel on the Produc. Agro Bali : Agricultural Journal, 6(1), 82–92. https://doi.org/10.37637/ab.v6i1.1076

Baharuddin, R. (2016). Respon pertumbuhan dan hasil tanam cabai ( Capsicum annum L .) Terhadap Pengurangan Dosis NPK 16 : 16 : 16 dengan pemberian pupuk organik. Jurnal Dinamika Pertanian, XXXII(2), 115–124.

Darmawan, I. G. P., Nyana, I. D. N., & ... (2014). Pengaruh penggunaan mulsa plastik terhadap hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di luar musim di Desa Kerta. Jurnal Agroekoteknologi , 3(3), 148–157. https://ojs.unud.ac.id/ index.php /JAT/article/download/9609/7119

Daryanti, Tyas Soemarah Koernia Dewi, Achmad Fatchul Aziez, Endang Suprapti, Sapto Priyadi, H. A. F. (2022). Pengaruh ukuran polibag dan interval pemberian pupuk organik cair batang pisang terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit varietas dewata. Jurnal Ilmiah Agrineca, 22(1), 40–49. http://ejournal.utp.ac.id/index.php/AFP/index

Djajadi, H. B. H. N. (2010). Pengaruh Media Tanam Dan Frekuensi Pemberian Air Terhadap Sifat Fisik, Kimia Dan Biologi Tanah Serta Pertumbuhan Jarak Pagar. Jurnal LITRIK, 16(2), 64–69. https://doi.org/10.21082/jlittri.v16n2.2010.64-69

Fanny, A. T., Lestari, W., & Dalimunthe, B. A. (2022). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Molase Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah ( Capsicum annuum L .). Jurnal Mahasiswa Agroteknologi (JMATEK), 3(1), 1–6.

Farida, N. S., Suedy, S. W. A., & Hastuti, E. D. (2015). Kapasitas lapangan dan pertumbuhan cabai merah keriting (Capsicum annum L.) Pada jenis dan pembenahan tanah byang berbeda. Jurnal Biologi, 4(1), 36–44.

Intara, Y. I., Sapei, A., Sembiring, N., & Djoefrie, M. H. B. (2011). Mempelajari pengaruh pengolahan tanah dan cara pemberian air terhadap pertumbuhan tanaman cabai ( Capsicum annuum L .). EMBRYO, 8(1), 32–39.

Nurfadillah. (2022). pemberian berbagai dosis pupuk organik cair dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit(Capsicum frutescens L.).

Qibtyah, M. (2015). Pengaruh penggunaan konsentrasi pupuk daun gandasil d dan dosis pupuk guano terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicum annum L.). Saintis, 7(2), 109–122.

Sari, I. J. (2023). Pengaruh Pupuk Organik Cair ( POC ) Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Hidroponik Dengan Sistem Sumbu ( Wick System ). 12(April), 77–84. https://doi.org/10.56013/bio.v12i1.2080

Siregar, M., Refnizuida, & Lubis, N. (2018). Potensi pemanfaatan jenis media tanam terhadap perkecambahan beberapa varietas cabai merah (Capsicum annum L.). Jasa PadiJournal of Animal Science Agronomy Panca Budi, 3(1), 11–14. http://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/jasapadi/article/view/249/230

Sumarni, N., Rosliani, R., & Duriat, A. S. (2010). Pengelolaan fisik, kimia, dan biologi tanah untuk meningkatkan kesuburan lahan dan hasil cabai merah. Jurnal Hort, 20(2), 130–137.

Supriadi Rienzani Devie, Susila D. Anas, dan S. E. (2018). Penetapan Kebutuhan Air Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) dan Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Hortikultura Indonesia, 9(1), 38–46. https://doi.org/10.29244/jhi.9.1.38-46

Syahputra Juang Mega Gita, Sepriani Yusmaidar , Harahap Syawal Fitra, S. A. P. I. (2022). Pengaruh penggunaan ajir terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai merah keriting ( capsicum annuum L .) di kabupaten afdeling II kecamatan bilah barat kabupaten labuhanbatu. Jurnal Education and Development Institut, 10(3), 29–33.

Tubagus, L. S., Mangantar, M., & Tawas, H. (2016). Analisis Rantai Pasokan (Supply Chain) Komoditas Cabai Rawit Di Kelurahan Kumelembuai Kota Tomohon. Jurnal EMBA, 4(2), 613–621. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/view/13117

Yusuf, H., Sahputra, R., & Sah, R. I. (2018). Pengaruh media tanam dan pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao, L). Jurnal Penelitian …, 5(1), 1–11. http://jurnal.unsam.ac.id/index.php/jagrs/article/view/850




DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3317

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172