PERTUMBUHAN DAN HASIL RATUN PERTAMA TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench) DENGAN SATU, DUA, ATAU TIGA TANAMAN PER RUMPUN

Desi Purwati, Akhmad Zubaidi, Dwi Ratna Anugrahwati

Abstract


This study aims to evaluate the growth and yield of the first ratoon of sorghum (Sorghum bicolor (L.) Moench) with one, two, or three plants per clump. The experiment was conducted on land located in Dusun Papak, Segara Katon Village, Gangga District, North Lombok Regency from September 2022 to January 2023. The design used was Randomized Block Design (RAK) with two factors, namely varieties (Bioguma, Numbu, Pahat, Samurai, and Super 1) and the number of ratoons per clump (1, 2, and 3 ratoons per clump). The experiment was conducted with 15 treatment combinations and repeated 3 times so that there were 45 experimental units. Data were analyzed by Analysis of Variance (ANOVA) and Honest Real Difference test (HSD) at the 5% level. The results showed that the varieties gave a significant effect on all observation parameters. Bioguma and Numbu varieties gave the highest yields of 5.8 t/ha and 5.4 t/ha, respectively. The treatment of the number of ratoons per clump had no significant effect on the number of leaves and flowering time but had a significant effect on other parameters. The density of 3 ratoons per clump gave the highest yield (5.9 t/ha). The combination of variety and number of ratoons per clump had a significant effect on the parameters of plant height, stem diameter, flowering time, dry weight, and seed number.

 Keywords: sorghum ratoon, sorghum variety, number of ratoons per clump

INTISARI

Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan hasil ratun pertama tanaman sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) dengan satu, dua, atau tiga tanaman per rumpun. Percobaan dilaksanakan pada lahan yang terletak di Dusun Papak, Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara pada bulan September 2022 sampai Januari 2023. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAK) Faktorial dengan dua factor yaitu varietas (Bioguma, Numbu, Pahat, Samurai, dan Super 1) dan jumlah ratun per rumpun (1, 2, dan 3 ratun per rumpun). Percobaan dilakukan dengan 15 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 45 unit percobaan. Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas memberikan pengaruh nyata pada semua parameter pengamatan. Varietas Bioguma dan Numbu memberikan hasil tertinggi masing-masing 5,8 t/ha dan 5,4 t/ha. Perlakuan jumlah ratun per rumpun tidak berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun dan umur berbunga, namun berpengaruh nyata pada parameter lain. Kepadatan 3 ratun per rumpun memberikan hasil tertinggi (5,9 t/ha). Kombinasi antara varietas dan jumlah ratun per rumpun berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, berat berangkasan kering, dan jumlah biji.

 Kata kunci: ratun sorgum, varietas sorgum, jumlah ratun per rumpun


Full Text:

PDF

References


Alsabah R. 2014. Akumulasi Bahan Kering Beberapa Varietas Jagung (Zea mays L.) yang Ditumpangsarikan dengan Ubi kayu (Manihot esculenta Crantz). [Skripsi]. Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Andriani A. dan Isnaini M. 2013. Morfologi dan Fase Pertumbuhan Sorgum. Balai Penelitian Tanaman Serealia.

Azizah N., Zubaidi A., Supeno S. 2022. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Ratun Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) terhadap Perlakuan Jarak Tanam dan Jumlah Tanaman Per Rumpun. Seminar Nasional dalam Rangka Dies Natalis ke-46 UNS Tahun 2022. Vol 6, No. 1.

Cahyo G.D., Hidayat K.F., Sunyoto, Kamal M. 2014. Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Sorgum (Sorghum bicolor (L.) moench) Ratoon 1 pada Kerapatan Tanaman yang Berbeda. Jurnal Agrotek Tropika. Vol. 2, No. 3ː 400-407.

Efendi R., Aqil M., Pabendon M. 2013. Evaluasi Genotype Sorgum Manis (Sorghum bicolor (L.) Moench) Produksi Biomas dan Daya Ratun Tinggi. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 32(2): 6-10.

Irmansyah T. 2020. BudidayaTanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) di Lahan Kritis Kabupaten Aceh Besar dengan Input Mulsa dan Pupuk Organic. Repositori Universitas Sumeta Utara, httpː//repository.usu.ac.id/handle/123456789/24612.

Khairunnisa, Lahay R.R., Irmansyah T. 2015. Respons Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Terhadap Pemberian Mulsa dan Berbagai Metode Olah Tanah. Jurnal Online Agroekoteknologi. 3 (1): 359-366.

Mulyani A., Nursyamsi D., Las I. 2014. Percepatan Pengembangan Pertanian Lahan Kering Iklim Kering di Nusa Tenggara. Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian. Vol. 7 No. 14ː 187-198.

Patola E. 2008. Analisis Pengaruh Dosis Pupuk Urea dan Jarak Tanama Terhadap Produktivitas Jagung Hibrida P-12 (Zea mays L.). Jurnal Inovasi Pertanian. 7(1)ː51-65.

Rahman A., Anugrahwati D.R., Zubaidi A. 2022. Uji Daya Hasil Beberapa Genotipe Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Di Lahan Kering Lombok Utara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek. Vol. 1, No. 2ː 164-171.

Rato Y.Y.D., Syaiful S.A., Riadi M., Pabendon M.B. 2019. Pengaruh Umur Panen Tanaman Primer dan Jumlah Tunas Ratun Sorgum Manis Terhadap Produksi Bioetanol. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. Vol. 3 No. 3ː 159-164.

Rivana E., Indriani N.P., Khairani, L. 2016. Pengaruh Pemupukan Fosfor dan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L).). Jurnal Ilmu Ternak. 16(1)ː 46-53.

Sakina A. 2016. Keragaman Galur-Galur Harapan Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) dalam Agroforestri. Institut Pertanian Bogor.

Satwiko T., Lahay R.R., dan Damanik, B.S.J. 2013. Tanggap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L.) Terhadap Perbandingan Komposisi Pupuk. J. Online Agroekoteknologi. 1(4): 9-11.

Simanjutak W., Purba E., Irmansyah T. 2016. Respon Pertumbuhan dan Hasil Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Terhadap Jarak Tanam dan Waktu Penyiangan Gulma. Jurnal Agroekoteknologi. Vol. 4 No. 3ː 2034-2039.

Siregar Z., Bangun M.K., Damanik R.I.M. 2016. Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) pada Tanah Salin dengan Pemberian Giberelin. Jurnal Agroekoteknologi. Vol. 4 No. 3ː 1996-2002.

Sulistyowati Y., Sopandie D., Ardie S.W., Nugroho S. 2016. Parameter Genetik dan Seleksi Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Populasi F4 Hasil Single Seed Descent (SSD). Jurna Biologi Indonesia. Vol.12 (2)ː 175-184.

Zubaidi A, Suwardji S, Wangiyana W, 2021. Pengaruh pemberian pupuk NPK dan fitosan terhadap kadar brix batang dan hasil tanaman sorgum (Sorghum bicolor L.). Moench) di tanah pasiran lahan kering kabupaten lombok utara, NTB. Jurnal Pertanian Agros Vol.23 No.1, Januari 2021:157-166. e-ISSN 2528-1488




DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3384

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172