PERAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI DESA DI KABUPATEN SRAGEN
Abstract
The purpose of this study is to analyze the role of KWT on village economic empowerment. Qualitative and quantitative research was conducted by statistically examining the role of farmer groups in village economic empowerment. The number of respondents determined by the researcher was 50 female farmer respondents assuming they had met the normal distribution statistically. The technique of taking respondents purposively (deliberately) with several criteria including 50 peasant women are members of the farmer women group from KWT Tani Mulyo and KWT Sari Rejeki. The research instrument in the form of questions using the Guttman scale was then categorized qualitatively and tested using the Spearman Rank Correlation. The results showed that the role of KWT in village economic empowerment in Sragen Regency was qualitatively categorized into high and moderate high categories. The role of KWT in village economic empowerment in Sragen Regency in the high category (High Association) is shown by the increase in the ability of farmer women to manage their farms through vegetable cultivation with a hydroponic system. The role of KWT in improving the family economy, helping to open new productive business opportunities through the production of herbal medicine, and helping to empower mothers to be independent and independent in the moderate high category (moderately high association). The role of KWT on village economic empowerment was also analyzed by quantitative methods using the Spearman Rank correlation test. The results show that there is a relationship between the role of KWT on village economic empowerment in Sragen Regency (0.005 value less than 0.05) so that the results of hypothesis testing are reject Ho and accept Ha. The value of Spearman's Rho is 0.388. The value shows that the direction of the relationship between the role variable of KWT and the variable of village economic empowerment is positive, and shows the strength of the weak relationship. This is because not all women farmer members participate in KWT activities and are able to adopt the knowledge and knowledge gained from KWT.
Keywords: KWT; Farmer Women; Village Empowerment
INTISARITujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran KWT terhadap pemberdayaan ekonomi desa. Riset penelitian kualitatif dan kuantitatif dilakukan dengan menguji secara statistik peran kelompok tani terhadap pemberdayaan ekonomi desa. Jumlah responden yang ditetapkan oleh peneliti adalah 50 responden wanita tani dengan asumsi telah memenuhi distribusi normal secara statistika. Teknik pengambilan responden secara purposive (sengaja) dengan beberapa kriteria diantaranya adalah 50 wanita tani merupakan anggota kelompok wanita tani dari KWT Tani Mulyo dan KWT Sari Rejeki. Instrument penelitian berupa pertanyaan dengan menggunakan skala Guttman kemudian dikategorikan secara kualitatif dan diuji dengan menggunakan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan Peran KWT terhadap pemberdayaan ekonomi desa di Kabupaten Sragen secara kualitatif dikategorikan menjadi kategori tinggi dan moderate tinggi. Peran KWT dalam pemberdayaan ekonomi desa di Kabupaten Sragen dalam kategori yang tinggi (High Association) ditunjukkan dengan adanya peningkatan kemampuan wanita tani dalam mengelola usahataninya melalui budidaya sayuran dengan sistem hidroponik. Peran KWT dalam menaikkan perekonomian keluarga, membantu membuka peluang usaha baru yang produktif melalui produksi jamu herbal, dan membantu memberdayakan ibu-ibu agar mandiri dan berdikari dalam kategori moderate tinggi (moderately high association). Peran KWT terhadap pemberdayaan ekonomi desa juga dianalisis dengan metode kuantitatif menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil menunjukan bahwa terdapat hubungan antara peran KWT terhadap pemberdayaan ekonomi desa di Kabupaten Sragen (nilai 0.005 kurang dari 0.05) sehingga hasil pengujian hipotesis adalah tolak Ho dan menerima Ha. Nilai Spearman’s Rho yaitu sebesar 0.388. Nilai tersebut menunjukkan bahwa arah hubungan variabel peran KWT dan variabel pemberdayaan ekonomi desa bernilai positif, dan menunjukkan kekuatan hubungan yang lemah. Hal ini disebabkan karena anggota wanita tani tidak semua yang berpartisipasi dalam kegiatan KWT dan mampu mengadopsi pengetahuan dan ilmu yang didapatkan dari KWT.Kata kunci: KWT, wanita tani, pemberdayaan desa
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, & Muslimah. (2021). Memahami Teknik Pengolahan dan Analisis Data Kualitatif. Proceedings, 1(1), 173–186.
Anindita, A., Mardiningsih, D., & Dalmiyatun, T. (2019). Peran Anggota Kelompok Wanita Tani (Kwt) Mandiri Dalam Perekonomian Keluarga Di Kelurahan Cepoko Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Jiia, 7(4), 560–567. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JIA/article/view/3873
Cahyani, R. (2017). Strategi Kelompok Wanita Tani (KWT) Dalam Pengembangan Life Skill Masyarakat Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. 116.
Dulatti, M. S. (2021). Laporan Tahunan 2021. Kementerian Kesihatan Malaysia, 372.
Khairina, A. (2021). PERAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SRI REZEKI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI GAMPONG PURWODADI KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 3(1), 10–27. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
Lekan, D. A., Collins, S. K., & Hayajneh, A. A. (2021). Definitions of Frailty in Qualitative Research: A Qualitative Systematic Review. Journal of Aging Research, 2021. https://doi.org/10.1155/2021/6285058
Margayaningsih, D. I. (2020). Peran Kelompok Wanita Tani di Era Milenial. Publiciana, 13(1), 52–64.
Niawati Gusti, H. A. H., & Zikri Irfan. (2022). Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(2), 47–54.
Noviati Putri Sari, Yoyok Hendarso, R. T. (2022). PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MEKAR SARI DALAM PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH (STUDI DI KELURAHAN PULOKERTO KOTA PALEMBANG). JurnalSosiologi Nusantara Vol 8, No 2, Tahun 2022, 8(2), 265–278.
Nuryana, Arsyad, A., & Novita, I. (2022). Peran Kelompok Wanita Tani (Kwt) Dalam Program Pekarangan Pangan Lestari Di Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Jurnal Agribisains, 8(2), 82–88. https://doi.org/10.30997/jagi.v8i2.6760
Pratiwi, D., & Baga, L. M. (2022). Kontribusi Wanita Tani Dalima Terhadap Pendapatan Rumah Tangga. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 3, 1–9.
PRATIWI, N. L. G. M. W., ASTITI, N. W. S., & PUTRA, I. G. S. A. (2018). Kemampuan Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki dalam Pengolahan Kripik Ketela di Desa Dawan Klod Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism), 7(2), 212. https://doi.org/10.24843/jaa.2018.v07.i02.p04
Pribadi, P. T., Setiawan, I., & Isyanto, A. Y. (2021). Peran Kelompok Wanita Tani Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus pada Kelompok Wanita Tani Puncaksari di Desa Binangun Kecamatan Pataruman Kota Banjar). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 8(2), 284. https://doi.org/10.25157/jimag.v8i2.4866
Prihantika, I., Amelia, Y., & Kesuma, Y. (2017). … Kelompok Wanita Tani (Kwt) Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Sebagai Kader Pembangunan Yang Responsif Gender Di Kota Metro. 78–83. http://repository.lppm.unila.ac.id/7895/1/2017 Prihantika_Pemampudayaan KWT.pdf
Sarno, R. P. (2020). Analisis Peran Kelompok Wanita Tani dalam Pengembangan Usahatani Singkong Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga di Desa Majalengka Banjarnegara. MediaAgro, 3(2), 58–66. http://www.tjyybjb.ac.cn/CN/article/downloadArticleFile.do?attachType=PDF&id=9987
Soegiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.
Susanti, E., & Iskandar, E. (2023). Peran Kelompok Wanita Tani Pada Program Pekarangan Pangan Lestari Terhadap Pengembangan Life Skill Anggota Kelompok Di Kabupaten Aceh Besar. 8(1), 180–193.
Tobing, E. S. L. T. E. L. (2018). Usaha Kelompok Wanita Tani Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Tani Melalui Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Di Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Penyuluhan Pertanian, 13(2), 61–70.
Vera, Y. (2019). Pengembangan Pariwisata Berbasis Agrowisata Melalui Penguatan Peran Kelompok Wanita Tani (Studi Di Desa Sungai Langka Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten PESAWARAN). Jurnal IImiah Administrasi Publik Dan Pembangunan, 11(1), 252–271.
Wahyudi, A. (2015). Analisis Korelasi Rank Spearman. Jurnal Metode Kuan Titatif, 13.
Warsidi, Debi Wardoyo, K. (2022). Kabupaten Sragen Dalam Angka Tahun 2022.
Yulia, L., & Setianingsih, W. (2020). Studi Manajemen Marketing Berbasis Online (Penelitian Pada Umkm Produksi Mebel Di Babakan Muncang Tamansari Kota Tasikmalaya). Jurnal Maneksi, 9(1), 346–354. http://www.ejournal-polnam.ac.id/index.php/JurnalManeksi/article/view/397
DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3412
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172














