STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PRODUK TEMPE DIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR
Abstract
Tempe is a product that is popular with Indonesian people. The problem in marketing tempeh is competitors. This has led to the need for creativity in marketing, not only market traditionally but also modernly using technology. This research aims to identify consumer characteristics, analyze Internal, External factors and appropriate marketing strategy alternative. The method of determining the sample in the study using purposive sampling with 55 respondents. This research data analysis method uses SWOT analysis, and QSPM analysis. The results of the research on SWOT analysis show that the strategy is located in kudran I, explained that internal strengths can create opportunities for tempeh product marketing strategies. QSPM analysis shows the highest TAS results, namely alternative strategies, developing production and marketing activities for tempeh products using technology, facilities and infrastructure.
Keywords: Tempeh, Strategy, Marketing, Technology
INTISARI
Tempe merukan salah satu produk yang digemari masyarakat Indonesia. Permasalah dalam pemasaran tempe yaitu para pesaing. Hal ini menyebabkan dibutuhkannya kreatifitas Pemasaran, tidak hanya memasarkan secara tradisional tapi juga secara modern dengan menggunakan teknologi. Penelitian ini bertujuan ngeindentifikasi karakteristik konsumen, menganalisis faktor Internal, Eksternal dan alternatif strategi pemasaran yang tepat. Metode penentuan sampel pada penelitian menggunakan purposive sampling dengan 55 orang responden. Metode analisis data penelitian ini menggunakan analisis SWOT, dan analisis QSPM. Hasil penelitaian pada analisis SWOT menunjukan bahwa strategi terletak pada kudran 1, menjelaskan kekuatan intenal dapat menciptakan peluang strategi pemasaran produk tempe. Analisi QSPM menunjukan hasil TAS tertinggi yaitu strategi alternatif, pengembangan kegiatan produksi dan pemasaran produk tempe menggunakan teknologi, sarana dan prasarana.
Kata Kunci : Tempe, Strategi, Pemasaran, Teknologi
Full Text:
PDFReferences
Hikma, S. 2021. Strategi Pemasaran Agroindustri Tempe Di Kelurahan Tompobalang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Universitas Muhammadiyah Makassar. Makassar.
Kotler & Armstrong. 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran (12th ed.). Surabaya: Erlangga.
Kotler, & Armstrong. 2012. Prinsip-prinsip Pemasaran. Edisi. 13. Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung
Soelistya, D., Je, D., Ayu, D., & Rasmi,C. (2013). Pengaruh Penambahan Ekstrak Buah Durian (Durio Zibethinus Murr.) Terhadap Daya Terima Yogurt Tempe Oleh: Herlin Yuliani , 13(2).
Rizqi, I. (2020). TRATEGI PEMASARAN TEMPE “ALI ONCOM” (Kasus di Home Industri Tempe “Ali Oncom”). Cirebon. Paradigma Agribisnis
Nuraisiah, R. (2021). Pengaruh Penerapan Strategi Pemasaran Terhadap Perkembangan Usaha Home Industri Di Kota Cilegon Provinsibanten. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 3(01), 65-81.
Wahyu, M. 2020. Metode Marketing Mix dan Analisis Dalam penyusunan Strategi Bersaing Pada IKM Keripik Tempe. Universitas Madura. Jurnal Mercu Buana.
BNS. 2012. Tempe: Persembahan Indonesia Untuk Dunia. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Galavan, R. (2014). Doing Business Strategy.Ireland: NuBooks
Stanton J. William, 2010, Prinsip Pemasaran, Penyadur Y. Lamarto, Edisi ke 7, Jakarta : Erlangga.
DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3413
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172














