ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI KEMANGI DI KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN

Noor Ardi Iskandar, Sitti Rosmalah, Syamsinar Syamsinar

Abstract


Kemangi merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura dan termasuk dalam jenis tanaman indigenous yang belum banyak dibudidayakan masyarakat. Umumnya kemangi dikonsumsi oleh masayarakat dalam bentuk lalapan segar. Kemangi sebagai salah satu komoditi hortikultura memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan seiring dengan meningkatnya jumlah rumah makan yang menyajikan lalapan segar berupa daun kemangi serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk beralih pada pengobatan tradisonal dari bahan-bahan alami tumbuhan.  Penelitian ini menguraikan terkait struktur biaya yang dikeluarkan dalam berusahatani kemangi serta pendapatan yang diperoleh petani kemangi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya terbesar yang dukeluarkan petani kemangi ada pada komponen biaya variable yakni pembelian bibit dan biaya terkecil ada pada biaya tetap yakni pada komponen penyusutan arit.  Pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani kemangi perbulan sebesar Rp 2.232.750 dengan total penerimaan dari kegiatan usahatani kemangi perbulan sebesar Rp 3.000.000. Total biaya yang dikeluarkan oleh petani perbulan sebesar Rp767.250

 


Full Text:

PDF

References


Aima, H., Tasman, A. (2013). Ekonomi Manajerial Dengan Pendekatan Matematis. (Nugraha Arissetyanto, Eds). Depok: Rajawali Pers

Badan Pusat Statistik. 2015. Statistik Harga Produksi pertanian Subsektor Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Tanaman Perkebunan Rakyat. https://bps.go.id. Diakses pada 03 Agustus 2022.

Harianti, Rosmalah, S. Nurmaya, (2023).Kajian Sistem Agribisnis Hulu dan Pemasaran Sayuran di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Agrisurya, 2(1), 25-31.DOI: https://doi.org10.51454/agrisurya.v2i1.255

Hidayat, M.I; R.Kirana; R.Gaswanto dan Kusmana. 2006. Petunjuk Teknis Budidaya dan Produksi Benih Beberapa Sayuran Indigenous. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian

Rosmalah, S, Hartati, Ma’mun, S. Z., Syamsinar, Wa Embe (2023). Prospek Usahatani Jamur Tiram. Uwais Inspirasi Indonesia.

Ramdani, N. F., & Mambo, C. (2014). Uji Efek Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Terhadap Penyembuhan Luka Insisi Pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus). Jurnal E- Biomedik, 2 (1). https://doi.org/10.35790/ebm.2.1.2014. 3708

Rosmalah, S., Widayati, W., & Sidu, D. (2019). Existence of Swidden Agriculture in a Small Island.The International Journal of Engineering and Science (IJES),8(3).

Rosmalah, S., Harianti, H., & Nurmaya, N. (2023). Analisis Strategi Pemberdayaan Petani Ladang di Kabupaten Konawe Kepulauan (The Empowerment Strategies For Swidden Agriculture Farmers In Konawe Islands District) .Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication),6(1), 71-78.

Rosmalah, S., Nuryadi, A. M., & Fyka, S. A. (2023). The Local Wisdom Existence of Swidden Agriculture on Wawonii Island.Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo, 2 4 (2), 134 – 141.

https://doi.org/10.37149/bpsosek.v24i2.419

Rosmalah, S., Rayuddin, Hartati, & SufaB. (2023). Hubungan Karakteristik Penyuluh dengan Kinerja Penyuluh di Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe.Jurnal Penyuluhan,19(01), 130-140. https://doi.org/10.25015/19202342725

Siregar, R. S., Tanjung, A. F., Siregar, A. F., Salsabila, Bangun, I. H., & Mulya, M. O. (2020). Studi Literatur tentang Pemanfaatan Tanaman Obat Traditional. In SCENARIO (pp. 385–392).

Safitri, M., Kisworo Utami, N., & Nuryati, S. (2021). Perbedaan Berkumur Larutan Daun Kemangi (Ocimim basilicum L.)

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya..Jakarta

Soekartawi. 2002. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil-Hasil Pertanian. Edisi Revisi. Jakarta: PT Raja Grafindo Indonesia

Tallamma, F. (2016). Efektivitas Ekstrak Daun Kemangi (Ocimim basilicum L.) Terhadap Penurunan Kadar Volatile Sulfur Compounds (VSCs). SKRIPSI. Universitas Hasanudin.




DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3045

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172