EVALUASI STATUS KESUBURAN TANAH PADA LAHAN PERTANIAN BAWANG MERAH DI SULAWESI SELATAN

Fatmawati Nur, Devi Armita

Abstract


Soil fertility is the ability of the soil to provide complete nutrients in optimum conditions for plants. Evaluation of soil fertility status is very important in crop cultivation activities, including shallot cultivation. This study aims to evaluate the status of soil fertility based on the physico-chemical properties of various shallot agricultural land in South Sulawesi, to be precise in three districts which are the centers of shallot production, namely Enrekang, Jeneponto, and Bantaeng Regencies. This research was conducted in March-May 2022 with research stages including taking soil samples at 5 locations and continued with an analysis of the physico-chemical properties of the soil at the Soil, Plant, Fertilizer, Water Laboratory of BPTP South Sulawesi with parameters including soil texture (physical properties) and parameters of soil chemical properties include pH, organic matter content, total phosphorus (P) and potassium (K), CEC, and base saturation (BS). The results obtained show that based on soil physical properties, agricultural land in Bantaeng Regency is the most appropriate land for shallot cultivation compared to the other four locations because it has a sandy loam soil texture. The same thing applies to the chemical properties of the soil, namely agricultural land in Bantaeng Regency has very high soil fertility status based on the parameters of C-organic, P and K-total content and CEC in the very high category and BS value in the high category, while 2 locations in Enrekang Regency is in the low category and agricultural locations in Jeneponto Regency are in the medium and high categories

INTISARI

Kesuburan tanah merupakan kemampuan tanah untuk menyediakan unsur hara yang lengkap dalam kondisi optimum bagi tanaman. Evaluasi status kesuburan tanah sangat penting dilakukan dalam kegiatan budidaya tanaman, termasuk budidaya bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status kesuburan tanah berdasarkan sifat fisika-kimia tanah berbagai lahan pertanian bawang merah di Sulawesi Selatan tepatnya di tiga kabupaten yang menjadi sentra penghasil bawang merah yaitu Kabupaten Enrekang, Jeneponto, dan Bantaeng. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2022 dengan tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel tanah pada 5 lokasi dan dilanjutkan dengan analisis sifat fisika-kimia tanah di Laboratorium Tanah, Tanaman, Pupuk, Air BPTP Sulawesi Selatan dengan parameter meliputi tekstur tanah (sifat fisika) dan parameter sifat kimia tanah meliputi pH, kandungan bahan organik, fosfor (P) dan kalium (K) total, KTK, dan kejenuhan basa (KB). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa berdasarkan sifat fisika tanah, lahan pertanian di Kabupaten Bantaeng merupakan lahan yang paling tepat untuk budidaya bawang merah dibandingkan keempat lokasi lainnya karena memiliki tekstur tanah lempung berpasir. Hal yang sama berlaku untuk sifat kimia tanah, yaitu lahan pertanian di Kabupaten Bantaeng memiliki status kesuburan tanah kategori sangat tinggi berdasarkan parameter kandungan C-organik, P dan K-total serta KTK dengan kategori sangat tinggi dan nilai KB dengan kategori tinggi sedangkan 2 lokasi di Kabupaten Enrekang pada kategori rendah dan pada lokasi pertanian di Kabupaten Jeneponto berada pada kategori sedang dan tinggi.

 



Full Text:

PDF

References


Abdi, M. F., Sitanggang, K. D., Harahap, F. S., & Rizal, K. 2022. Analisis Sifat Kimia Tanah Pada Areal Tanaman Karet Yang Sudah Tidak Produktif di PTPN III Afdeling V Aek Nabara Kab. Labuhanbatu. Jurnal Pertanian Agros, 24(1): 412–422.

Agoesdy, R., Hanum, H., Rauf, A., & Harahap, F. S. 2019. Status Hara Fosfor dan Kalium Di Lahan Sawah Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 6(2): 1387–1390. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2019.006.2.19.

Armita, D., Wahdaniyah, W., Hafsan, H., & Al Amanah, H. 2022. Diagnosis Visual Masalah Unsur Hara Esensial Pada Berbagai Jenis Tanaman. Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 16(1): 139–150. https://doi.org/10.24252/teknosains.v16i1.28639.

Baroroh, A., Setyono, P., & Setyaningsih, R. 2015. Analisis Kandungan Unsur Hara Makro Dalam Kompos Dari Serasah Daun Bambu Dan Limbah Padat Pabrik Gula (Blotong). Bioteknologi, 12(2): 46–51. https://doi.org/10.13057/biotek/c120203.

Delsiyanti, Widjajanto, D., & Rajamuddin, U. A. 2016. Sifat Fisik Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan di Desa Oloboju Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotekbis, 4(3): 227–234.

Diara, I. W. 2017. Degradasi Kandungan C-Organik Dan Hara Makro Pada Lahan Sawah Dengan Sistem Pertanian Konvensional [Laporan Penelitian]. Denpasar: Universitas Udayana.

Dotulong, J. R. G., Kumolontang, W. J. N., Kaunang, D., & Rondonuwu, J. J. 2015. Identifikasi Keadaan Sifat Fisik dan Kimia Tanah Pada Tanaman Cengkeh di Desa Tincep dan Kolongan Atas Kecamatan Sonder. Cocos, 6(5): 1–7. https://doi.org/10.35791/cocos.v6i5.7475.

Harista, F. I., & Soemarno. 2017. Sebaran Status Bahan Organik Sebagai Dasar Perkebunan Nusantara X, Djengkol-Kediri. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 4(2): 609–620.

Hasmana Soewandita. 2008. Studi Kesuburan Tanah dan Analisis Kesesuian Lahan untuk Komoditas Tanaman Perkebunan di Kabupaten Bengkalis. Jurnal Sains Dan Teknologi Indonesia, 10(2): 128–133.

Hermita Putri, O., Rahayu Utami, S., & Kurniawan, S. 2019. Sifat Kimia Tanah Pada Berbagai Penggunaan Lahan di UB Forest. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 6(1): 1075–1082. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2019.006.1.6

Inaya, N., Armita, D., & Hafsan. (2021). Identifikasi masalah nutrisi berbagai jenis tanaman di Desa Palajau Kabupaten Jeneponto. Jurnal Mahasiswa Biologi, 1(3): 94–102. https://doi.org/10.24252/filogeni.v1i3.26114.

Marpaung, D. S. P., Sepriani, Y., Adam, D. H., & Harahap, F. S. 2022. Analisis Tanah Pasca Perumahan Yang Dijadikanlahan Budidaya Tanaman Cabai Lokal Afdeling Ii Kecamatanbilah Barat Kabupaten Labuhan Batu. Jurnal Pertanian Agros, 24(1): 366–374.

Mujiyo, M., Sutarno, S., & Budiono, R. 2017. Evaluation of Land Fertility Status in Tirtomoyo District, Wonogiri Regency, Indonesia. Sains Tanah - Journal of Soil Science and Agroclimatology, 14(2): 90-97. https://doi.org/10.15608/stjssa.v14i2.898.

Nopsagiarti, T., Okalia, D., & Marlina, G. 2020. Analisis C-Organik, Nitrogen Dan C/N Tanah Pada Lahan Agrowisata Beken Jaya Di Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal AGROSAINS Dan TEKNOLOGI, 5(1): 11–18. https://doi.org/10.24853/jat.5.1.11-18.

Pasigai, M. A., Thaha, A. R., Nasir, B., Lasmini, S. A., Maemunah, & Bahrudin. 2016. Teknologi Budidaya Bawang Merah Varietas Lembah Palu (Z. Basri (ed.)). UNTAD Press. Palu.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. 2017. Statistik Pertanian 2017. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Jakarta.

Pinatih, I. D. A. S. P., Kusmiyarti, T. B., & Susila, K. D. 2015. Evaluasi status kesuburan tanah pada lahan pertanian di kecamatan denpasar selatan. E-Jurnal Agroteknologi Tropika, 4(4): 282–292.

Prabowo, R., & Subantoro, R. 2017. Analisis Tanah Sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Lahan Budidaya Pertanian Di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta, 2(2): 59–64.

Purnomo, E. A., Sutrisno, E., & Sumiyati, S. 2017. Pengaruh Variasi C/N Rasio terhadap Produksi Kompos dan Kandungan kalium (K), Pospat (P) dari Batang Pisang dengan Kombinasi Kotoran Sapi dalam Sistem Vermicomposting. Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2): 1–15.

Saidy, A. R. 2018. Bahan Trganik tanah: Klasifikasi, Fungsi dan Metode Studi. Lambung Mangkurat University Press. Banjarmasin.

Saputra, I., & Juanda, B. R. 2018. Pemetaan Status Kesuburan Dan Rekomendasi Pemupukan Tanah Sawah Di Kota Langsa. Agrosamudra, 5(1): 24–33.

Sukmasari, M. D., Permana, D. C., & Harti, A. O. R. 2020. Variasi Karakter Agronomi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Kultivar Maja Cipanas Akibat Pemberian Pupuk Kalium dan Biofosfat di Lahan Vertisol. JAGROS : Jurnal Agroteknologi Dan Sains, 4(2): 222–236. https://doi.org/10.52434/jagros.v4i2.926.

Supriyadi, S., Santoso, A. I., & Amzeri, A. 2009. Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Pangan di Desa Bilaporah, Bangkalan. Agrovigor, 2(2): 110–117.

Surutin, S. L. 2020. Analisis Permintaan Komoditas Bawang Merah di Sulawesi Selatan [Skripsi]. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.

Syofiani, R., Diana Putri, S., & Karjunita, N. 2020. Karakteristik Sifat Tanah Sebagai Faktor Penentu Potensi Pertanian di Nagari Silokek Kawasan Geopark Nasional. Jurnal Agrium, 17(1): 1–6. https://doi.org/10.29103/agrium.v17i1.2349.

Utami, D. N., & Soewandita, H. 2020. Kajian Kesuburan Tanah Untuk Evaluasi Kesesuaian Lahan Kaitannya Untuk Mitigasi Bencana Kekeringan di Kabupaten Nganjuk. Jurnal Alami, 4(2): 81–95.

Utomo, M., Sudarsono, Rusman, B., Sabrina, T., Lumbanraja, J., & Wawan. 2016. Ilmu Tanah Dasar-dasar dan Pengelolaan. Prenadamedia Group. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3168

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

 E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172