UJI LIMBAH KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus L. Merr) DAN PUPUK KANDANG KAMBING SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAH SALIN (Studi Kasus di Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya)
Abstract
An increase in the amount of land in Indonesia submerged by sea water will cause an increase in the amount of salt-stressed land (saline land), one of the disturbances is the absorption of nutrients. Pineapple peel waste (Ananas comosus L. Merr) found in Surabaya has not been used properly by the community. The purpose of the research was to determine the superiority of pineapple peel waste to be used as liquid organic fertilizer. The method used is the experimental design method, after the manufacture of liquid organic fertilizer is complete, followed by testing the nutrient content there are 4 types of parameters, namely pH meter, EC meter, nitrogen (N), total phosphorus (P2O5) and potassium oxide (K2O). This research was carried out in the front yard of the house, testing and calibration laboratory. This study used a factorial Completely Randomized Design (CRD), the factors tested were pineapple peel waste and goat manure consisting of 5 treatments. Each treatment was repeated 4 times to obtain 20 experimental polybags. Factorial (mass of pineapple peel waste and goat manure) for each treatment mass (1 : 1): NK0 formula without pineapple peel waste and goat manure, NK1 formula + pineapple peel waste and goat manure 250 g/ml (1 : 1), NK2 formula + pineapple peel waste and goat manure 500 g/ml (1 : 1), NK3 formula + pineapple peel waste and goat manure 750 g/ml (1 : 1), NK4 formula + pineapple peel waste and goat manure 1000 g/ml (1 : 1). Notes : N Pineapple peel waste (Ananas comosus L. Merr) ; K Goat manure. The data obtained were analyzed by Sidik Variety analysis (ANOVA). If the results of the study show a significant effect, it will be continued with the Honest Significant Difference (BNJ) test at the 5% level. The data obtained were analyzed by Sidik Variety analysis (ANOVA). If the results of the study show a significant effect, it will be continued with the Honest Significant Difference (BNJ) test at the 5% level.
INTISARI
Peningkatan jumlah daratan di Indonesia yang terendam air laut akan menyebabkan jumlah lahan tercekam garam (lahan salin) meningkat, salah satu gangguan adalah penyerapan unsur hara. Limbah kulit buah nanas (Ananas comosus L. Merr) yang terdapat di Surabaya belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui keunggulan limbah kulit buah nanas untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Metode yang digunakan adalah metode desain eksperimen, setelah pembuatan pupuk organik cair selesai, dilanjutkan pengujian kandungan unsur hara terdapat 4 jenis parameter yaitu pH meter, EC meter, nitrogen (N), phospor total (P2O5) dan kalium Oksida (K2O). Penelitian ini dilaksanakan di pekarangan depan rumah, laboratorium pengujian dan kalibrasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, faktor yang diujikan adalah limbah kulit buah nanas dan pupuk kandang kambing terdiri atas 5 perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga memperoleh 20 polybag percobaan. Faktorial (Massa limbah kulit buah nanas dan pupuk kandang kambing) masing-masing massa perlakuan (1 : 1) : NK0 formula tanpa limbah kulit buah nanas dan pupuk kandang kambing, NK1 formula + limbah kulit buah nanas dan pupuk kandang kambing 250 g/ml (1 : 1), NK2 formula + limbah kulit buah nanas dan pupuk kandang kambing 500 g/ml (1 : 1), NK3 formula + limbah kulit buah nanas dan pupuk kandang kambing 750 g/ml (1 : 1), NK4 formula + limbah kulit buah nanas dan pupuk kandang kambing 1000 g/ml (1 : 1). Keterangan : N Limbah kulit buah nanas (Ananas comosus L. Merr) ; K Pupuk kandang kambing. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis Sidik Ragam (ANOVA). Apabila hasil penelitian menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, F. (2021). Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik dari Air Kelapa dan Molase, Nasi Basi, Kotoran Kambing Serta Activator Jenis Produk EM4. Liaison Academia and Society (J-LAS), 1(2), 1–15.
Amalia, D., & Widiyaningrum, P. (2016). Penggunaan EM4 dan Mol Limbah Tomat Sebagai Bioaktivator Pada Pembuatan Kompos. Life Science, 5(1), 18–24.
Aminah Sarwa Endah, Aman Suyadi, G. P. B. (2015). Pengujian Beberapa Metode Pembuatan Bioaktivator Guna Peningkatan Kualitas Pupuk Organik Cair. Agritech, 21(1), 1–9.
Anita, Harimbi Setyawati, Sanny Anjarsari, Lalu Topan Sulistiyono, & Josephine Vania Wisnurusnadia. (2022). Pengaruh Variasi Konsentrasi Em4 Dan Jenis Limbah Kulit Buah Pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (Poc). Jurnal ATMOSPHERE, 3(1), 14–20.
Aryanti, A., Heni, D. A., Anugrah, R. N. Z., Setiawan, A., Ubayyi, R. V. A., & Mas’ udah, K. W. (2022). Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kotoran Hewan Menjadi Pupuk Organik (Biocow) Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Galengdowo. Karya Unggul-Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 125–135.
Bennett, S. J., & Barrett-Lennard, E. G. (2013). Predictions of watertable depth and soil salinity levels for land capability assessment using site indicator species. Crop and Pasture Science, 64(3), 285–294.
Dafni Mawar Tarigan, F.K.W. (2020). Pertumbuhan Tanaman Akar Wangi (Vetiveria zizanioides L.) di Tanah Salin dengan Perlakuan Asam Salisilat dan Fungi Mikoriza Arbuskular. Tanah Salin dengan Perlakuan Asam Salisilat dan Fungi, 22(3).
Dewi, A.K., & Setiawati, M. R. (2018). Pengaruh Pupuk Hayati Endofitik Dengan Azolla Pinnata Terhadap Serapan N , N-Total Tanah, dan Bobot Kering Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Pada Tanah Salin. Agrologia, 6(2).
Dewi, W. W. (2018). Respon Dosis Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Varietas Hibrida. VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 10(2), 11–29.
Djuwansah, M. (2013). Status Natrium pada Tanah Tercemar Limbah lndustri Tekstil di Rancaekek, Kabupaten Bandung Sodium Status on Polluted Soils by Textile Industrial Waste in Rancaekek, Kabupaten Bandung. Jurnal Tanah dan Iklim, 37(1), 25–34.
Farumi, S. S. (2020). Pengaruh Aktivator dalam Kompos Takakura terhadap Tanaman Cabai. Preventia: Indonesian Journal of Public Health, 5(1), 55–63.
Hangga Parnianto, Uswah Hasanah, D.W. (2022). Reklamasi Tanah Salin Menggunakan Bahan Organik. Agrotekbis, 10(1), 82–90.
Jamidi, Faisal, & Ichsan, M. F. (2021). Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Nanas dan Pukan Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao, L.). Jurnal Agrium, 24(1), 145–153.
Kusmiyati, F., Sumarsono, & Karno. (2015). Pengaruh Perbaikan Tanah Salin Terhadap Karakter Fisiologis Calopogonium mucunoides. Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak, 4(1), 1–6.
Kusrinah, K., Nurhayati, A., & Hayati, N. (2016). Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Eceng gondok (Eichornia crassipes) Menjadi Pupuk Kompos Cair Untuk Mengurangi Pencemaran Air dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Karangkimpul Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kotamadya Semarang. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama Untuk Pemberdayaan, 16(1), 27.
Lubis, N., Siregar, I. F., & Maryanti, S. R. I. (2018). PkM. Pemanfaatan Kulit Nenas Menjadi Pupuk Kompos. 0761, 5–7.
Manis, I., Supriadi, S., & Said, I. (2018). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Pupuk Organik Cair dan Aplikasinya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir). Jurnal Akademika Kimia, 6(4), 219.
Marjenah, M., Kustiawan, W., Nurhiftiani, I., Sembiring, K. H. M., & Ediyono, R. P. (2018). Pemanfaatan Limbah Kulit Buah-Buahan Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pupuk Organik Cair. ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 1(2), 120–127.
Meriatna, M., Suryati, S., & Fahri, A. (2019). Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio Aktivator EM4 (Effective Microorganisme) pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Buah-Buahan. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 7(1), 13.
Mindari, W. (2009). Cekaman Garam dan Dampaknya pada Kesuburan Tanah dan Pertumbuhan Tanaman. In UPN “Veteran” Jawa Timur (Issue December 2009).
Muliawan, N. R. E., Sampurno, J., & Jumarang, M. I. (2016). Identifikasi Nilai Salinitas Pada Lahan Pertanian di Daerah Jungkat Berdasarkan Metode Daya Hantar Listrik (DHL). Prisma Fisika, IV(02), 69–72.
Nugroho, P. A., Sakiah, S., & SITOMPUL, I. (2021). Karateristik Tanah Salin dengan Pemberian Bokashi dan Kesesuaiannya Untuk Media Tanam. Jurnal Penelitian Karet, 39(1), 63–74.
Nurul Istiqomah, Mahdiannoor, F. A. (2016). Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Ratun. ZIRAA’AH, 41, 296–303.
Pemerintah, I. (2011). Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah. Journal of Chemical Information and Modeling, 70 (140), 1–109.
Pinasih, C. (2013). Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Rumput. Animal Agriculture Line, 2(4), 73–88.
Pinasih, C. (2016). Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Rumput Benggala (Panicum maximum) Secara In Vitro Pada Berbagai Upaya Perbaikan Tanah Salin C. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Pramana, W. B., & Hartini, H. (2021). Pengaruh Dosis dan Waktu Aplikasi POC Ampas Kopi Terhadap Pertumbuhan Benih Tebu Bud Set Varietas Cening. Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 5(2), 93–101.
Priyambodo, G. T., Utami, K. B., Muksid, A., & Malang, P. (2019). Keterampilan Peternak Tentang Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Kotoran Kambing di Desa Wonorejo The farmers ’ skills of making liquid organic fertilizer from goat manure in Wonorejo Village. Penyuluhan Pembangunan, 1(2).
Putra, B. W. R. I. H., & Ratnawati, R. (2019). Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Buah dengan Penambahan Bioaktivator EM4. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 11(1), 44–56.
Roidah, I. S. (2013). Manfaat Penggunaan Pupuk Organik Untuk Kesuburan Tanah. 1(1).
Saepuloh, S., Isnaeni, S., & Firmansyah, E. (2020). Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pagoda (Brassicaee narinosa L.). AGROSCRIPT Journal of Applied Agricultural Sciences, 2(1), 34–48.
Sari, D. A. P., Taniwiryono, D., Andreina, R., Nursetyowati, P., & Irawan, D. S. (2022). Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Hasil Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga dengan Bantuan Larva Black Soldier Fly (BSF). Agro Bali : Agricultural Journal, 5(1), 102–112.
Satria, A., Muria, S. R., & Yenti, S. R. (2017). Fermentasi Kulit Nanas Menjadi Bioetanol Menggunakan Zymomonas Mobilis dengan Variasi Pemekatan Medium dan Waktu Fermentasi. JOM FTEKNIK, 4.
Susilawati, M. (2015). Bahan Ajar Perancangan Percobaan. Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana 2015, 141 hal.
Tanti, N., Nurjannah, N., & Kalla, R. (2020). Pembuatan Pupuk Organik Cair dengan Cara Aerob. ILTEK : Jurnal Teknologi, 14(2), 2053–2058.
Taufiq, F., Kristanto, B. A., & Kusmiyati, F. (2020). Pengaruh Pupuk Silika Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai pada Tanah Salin. Agrosains : Jurnal Penelitian Agronomi, 22(2), 88.
Tolib, R., Kusmiyati, F., & Lukiwati, D. R. (2017). Pengaruh sistem tanam dan pupuk organik terhadap karakter agronomi turi dan rumput benggala pada tanah salin. Journal of Agro Complex, 1(2), 57.
Viza, R. (2022). Uji Organoleptik Eco-Enzyme dari Limbah Kulit Buah. Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 5(1), 24–30.
Wahyudi, A. A., Maimunah, M., & Pane, E. (2019). Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang. Jurnal Ilmiah Pertanian ( JIPERTA), 1(1), 1–8.
Walida, H., Harahap, F. S., Dalimunthe, B. A., Hasibuan, R., Nasution, A. P., & Sidabuke, S. H. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk Urea dan Pupuk Kandang Kambing Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Hasil Tanaman Sawi Hijau. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 7(2), 283–289.
Wijaksono, R. A., Subiantoro, R., & Utoyo, B. (2016). Pengaruh Lama Fermentasi pada Kualitas Pupuk Kandang Kambing. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 4(2), 88–96.
Zakiyah, A., R., E., & Dina, D. (2021). Penggunaan Bahan Organik untuk Mengurangi Cekaman Salinitas pada Tanaman Bawang Merah. Membangun Sinergi antara Perguruan Tinggi dan Industri Pertanian dalam Rangka Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka, 5(1), 245–25.
DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i3.3224
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
E-ISSN 2528-1488; P-ISSN 1411-0172














